Ankara (ANTARA) - Seorang perawat Amerika yang saat ini menjadi sukarelawan di Jalur Gaza mendesak utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff untuk mengunjungi wilayah tersebut agar dapat melihat langsung situasi di sana.

Dalam sebuah unggahan video di media sosial pada Kamis yang ditujukan kepada Witkoff, perawat tersebut mengatakan bahwa ia telah bekerja di sebuah rumah sakit di Gaza sejak awal Juli.

“Jika Tuan Witkoff akan datang ke Israel, maka saya akan mengundangnya untuk datang ke Gaza. Datanglah dan lihat sendiri,” kata Elidalis Burgos.

Baca juga: Gaza: Hanya 109 truk yang diizinkan Israel, saat bantuan udara gagal
Baca juga: Prancis ke PBB: Kami tidak bisa terima warga sipil di pusat bantuan jadi sasaran

“Jangan percaya apa yang orang lain katakan. Lihat sendiri,” desaknya.

“Saya akan dengan senang hati memandu Anda menyusuri lorong-lorong di sini dan menunjukkan jenis pasien yang kami tangani, melihat orang-orang yang terlantar. Pasien di luar, karena rumah sakit sangat penuh,” kata Burgos.

“Datanglah dan lihat sendiri, jangan percaya begitu saja, datanglah dan lihat sendiri,” tambahnya.

Baca juga: PBB sebut makin parah 1 dari 3 orang di Gaza belum makan selama berhari-hari

Witkoff diperkirakan akan mengunjungi Israel untuk membahas situasi di Gaza, di mana serangan gencar dan blokade Israel telah menyebabkan bencana kemanusiaan besar, menurut laporan di media AS dan internasional, serta banyak LSM dan kelompok kemanusiaan.

Witkoff juga diperkirakan akan mengunjungi salah satu pusat distribusi di Gaza yang dikelola oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza yang kontroversial dukungan AS dan Israel.

Yayasan ini oleh banyak pihak disebut sebagai jebakan maut bagi warga Gaza, dengan tewasnya lebih dari 1.000 warga Palestina yang mencari bantuan sejak Mei.

Sumber: Anadolu



Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026