Tokyo (ANTARA) - Sebuah pesawat milik Angara Airlines pada Kamis (24/7) jatuh di Wilayah Amur, Timur Jauh Rusia, dan hampir 50 orang di dalamnya diduga tewas, menurut laporan media setempat.
Mengutip sumber anonim, kantor berita TASS melaporkan bahwa kecelakaan itu kemungkinan besar disebabkan oleh kelalaian awak pesawat.
Pesawat jenis An-24 itu hilang dari radar hanya beberapa kilometer sebelum mendarat di Kota Tynda. Sebelumnya, pesawat itu lepas landas dari Khabarovsk dan sempat singgah di Blagoveshchensk.
Baca juga: Air India sebut pesawat Boeing 787 yang jatuh Juni lalu dalam kondisi layak
Baca juga: Pesawat tempur AS jatuh di Teluk San Diego, dua pilot selamat
Baca juga: Filipina selidiki pesawat jatuh yang menewaskan prajurit AS
Saat melakukan proses pendaratan di Bandara Tynda, pilot memutuskan untuk melakukan prosedur go-around (membatalkan pendaratan dan naik kembali). Tak lama setelah itu, kontak dengan menara pengawas terputus.
Sumber: Kyodo-OANA
Pewarta: Asri Mayang SariUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.