Depok (ANTARA) - Kepala Satuan Lalu lintas (Kasatlantas) Polres Metro Depok, Kompol Joko Sembodo mengatakan
Operasi Patuh Jaya kali ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
"Tujuan utama operasi adalah menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas bagi masyarakat," ujar Kepala Satuan Lalu lintas (Kasatlantas) Polres Metro Depok, Kompol Joko Sembodo di Depok, Rabu.
Dirinya menuturkan, adapun sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Jaya, diantaranya adalah pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, pengendara yang masih di bawah umur dan pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang.
Kemudian, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara kendaraan bermotor yang tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara yang mengemudi dalam pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus lalu lintas, pengendara yang melebihi batas kecepatan dan kendaraan yang Over Dimensi dan Over Loading (ODOL).
“Pelanggaran tersebut menjadi perhatian utama, karena berkaitan langsung dengan fatalitas kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasi, Satlantas Polres Metro Depok akan melakukan pengawasan disejumlah titik strategis yang sering menjadi lokasi pelanggaran lalu lintas.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus operasi di antaranya adalah Jalan Raya Bogor, Jalan Margonda Raya dan Jalan Ir. H. Juanda serta beberapa perempatan dan ruas jalan rawan pelanggaran lainnya diseluruh wilayah Kota Depok.
“Selain penindakan, kami juga melakukan edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Kegiatan operasi dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif dan represif," ujarnya.
Polres Metro Depok menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 selama 14 hari, terhitung mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2025.
Pewarta: Feru LantaraEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.