Jakarta (ANTARA) - Petugas KAI Bandara relasi Kualanamu-Medan berhasil mengamankan cincin berlian milik penumpang yang tertinggal di kereta saat melakukan perjalanan dari Stasiun Kualanamu menuju Stasiun Medan pada Jumat (18/7), pukul 16.15 WIB.
Menurut Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara Ayep Hanapi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, petugas KAI Bandara sekitar pukul 17.18 WIB menerima laporan kehilangan barang yang diduga tertinggal di KA Bandara relasi Stasiun Kualanamu menuju Stasiun Medan dari seorang penumpang atas nama Prof Binsar M Gultom.
Ia mengatakan penumpang tersebut melaporkan telah kehilangan barang berharga berupa Macbook, uang tunai, satu cincin berlian dan beberapa dokumen penting, setelah menaiki kereta bandara pukul 16.15 WIB.
Baca juga: KAI Commuter resmi jadi operator dan kelola Kereta Bandara Soekarno-Hatta
Menurut Ayep, petugas keamanan bernama Ikhsan Kabiro yang menerima laporan tersebut segera berkoordinasi dengan pegawai kereta (Walka) Fauzi untuk melakukan pengecekan menyeluruh di dalam rangkaian kereta yang dimaksud. Namun pencarian awal belum membuahkan hasil.
"Beberapa saat kemudian, petugas 'security' lainnya atas nama Hadid yang bertugas di area Jalan Jawa, melaporkan telah menemukan sebuah tas yang sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan," ujar dia.
Ia mengatakan tas tersebut kemudian dibawa ke bagian informasi Stasiun Medan untuk dikonfirmasi kepada pelapor. Setelah dilakukan pengecekan, Prof Binsar memastikan tas tersebut benar miliknya.
"Proses serah terima dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di PT Railink," ujar Ayep.
Baca juga: KAI Commuter resmi jadi operator dan kelola Kereta Bandara Soekarno-Hatta
Lebih lanjut ia mengatakan PT Railink selaku operator Kereta Api Bandara berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Keberhasilan petugas menemukan dan mengembalikan barang milik penumpang yang tertinggal itu merupakan hasil dari kerja sama tim dan bentuk nyata pelayanan prima PT Railink terhadap pengguna jasa layanan mereka.
“Kami bangga dengan sikap tanggap dan kejujuran para petugas kami. Kejadian ini menunjukkan bahwa budaya integritas dan pelayanan optimal senantiasa diterapkan di lingkungan kerja PT Railink," kata Ayep.
Pewarta: Muhammad HariantoUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.