Sigi, Sulteng (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi termasuk masyarakat agar tetap melestarikan alam dengan kearifan lokal di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi pada pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL).
Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi mengatakan Festival Danau Lindu memiliki pesan yang sangat kuat untuk melestarikan alam dengan kearifan untuk masa depan yang berkelanjutan.
"Tentunya ini harus terus kita jaga bersama-sama dan ini juga sama dengan prinsip-prinsip pariwisata yakni yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberlanjutan, budaya dan upaya melestarikan lingkungan," kata Reza pada pelaksanaan event Festival Danau Lindu di Desa Tomado, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu.
Ia mengemukakan pelaksanaan event-event menjadi salah satu strategi yang cukup efektif dalam mendorong percepatan pembangunan pariwisata.
"Jadi saya pikir Provinsi Sulteng ini khususnya Kabupaten Sigi sudah sangat tepat untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi unggulan yakni Festival Danau Lindu," ucapnya.
Ia menuturkan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung agar event FDL terlaksana dengan baik dan meningkat kualitasnya di masa mendatang.
"Ke depan saya yakin semakin banyak pengunjung khususnya wisatawan mancanegara ke daerah ini," sebutnya.
Reza mengapresiasi pemerintah Kabupaten Sigi atas komitmennya dalam membangun sektor pariwisata, salah satunya pelaksanaan event Festival Danau Lindu 2025.
Pewarta: Moh SalamEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.