Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta kontribusi pihak swasta termasuk PT Saic General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia di Kawasan Industri GIIC Cikarang dalam upaya menekan angka pengangguran.
Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan produsen mobil Wuling Motor terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus berharap perusahaan otomotif asal Tiongkok tersebut semakin aktif dalam menyerap tenaga kerja lokal.
"Selamat ulang tahun ke-8 untuk PT Wuling Motors. Semoga di usia yang semakin matang, Wuling bisa terus tumbuh sebagai perusahaan yang inovatif, adaptif dan berkontribusi nyata, khususnya dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi," katanya di Cikarang, Jumat.
Baca juga: 60 warga Kabupaten Bekasi ikuti program pelatihan kerja BLK Disnaker
Baca juga: Pemkab Bekasi ajak Hipmi kolaborasi bangun daerah
Dia menjelaskan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi masih berkisar 8,81 persen, jauh di atas rata-rata nasional yakni 4 persen dan provinsi 6 persen meski dikenal sebagai pemilik kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara.
Dari total 3,2 juta penduduk Kabupaten Bekasi, baru 1,5 juta jiwa berstatus terserap bekerja dari total 2,2 juta jiwa yang masuk kategori usia produktif, menandakan masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan pemerintah daerah bersama unsur terkait, terutama sektor industri.
Ia mendorong Wuling Motor untuk terus memperluas rekrutmen tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat transfer pengetahuan dan peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) di daerah itu.
Baca juga: Pemprov Jabar uji coba platform digital ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi
Di luar urusan ketenagakerjaan, Wakil Bupati Asep turut mengapresiasi peluncuran kendaraan listrik komersial terbaru dari Wuling Motor yang dinilai sebagai langkah strategis mendukung target 'Net Zero Emission' Indonesia tahun 2060.
"Inovasi kendaraan listrik ini merupakan bagian dari transformasi industri otomotif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pemerintah Kabupaten Bekasi tentu menyambut baik langkah ini," ucapnya
Kontribusi PT SGWM melalui program tanggung jawab sosial perusahaan juga mendapat sorotan positif. Salah satunya adalah inisiatif penanaman 2.000 bibit pohon sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Bekasi.
"Ini sekaligus menjadi bukti bahwa industri dan tanggung jawab sosial bisa berjalan secara beriringan," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.