Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk menjadwalkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,05 triliun atau Rp22,78 per saham akan dijadwalkan pada 19 Juni 2025.
Pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan (DPS) atau recording date pada 28 Mei 2025.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan publik dan terutama pemegang saham terhadap BSI,” kata Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Wisnu menyampaikan, bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pembayaran akan dilakukan melalui Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan efek atau bank kustodian terkait.
Jumlah dividen tersebut naik 22,86 persen dibandingkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp18,54 per lembar saham, mengindikasikan kinerja yang cukup solid pada tahun buku 2024.
BSI membukukan laba bersih sebesar Rp7,01 triliun dan total aset Rp409 triliun dengan kualitas terjaga, pada tahun 2024.
Baca juga: Rosan: Ekonomi syariah harus dipercepat agar makin berkontribusi ke perekonomian RI
Baca juga: Bank Syariah Indonesia Aceh salurkan Rp6,3 miliar bantu sektor pendidikan
