Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR RI Tamanuri mengingatkan bahwa efisiensi anggaran bukan alasan bagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeli alat rongsokan.
"Perlu dilihat radar mana yang akan dibeli. Kita gak tahu itu nantinya rongsok atau tidak, jangan sampai nanti ternyata. Nah kami perlu tahu itu," kata dia dalam rapat dengar pendapat dengan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Selasa.
Peringatan itu disampaikan menyusul rencana BMKG untuk menambah sejumlah radar cuaca dan maritim guna memperkuat sistem pemantauan iklim dan kelautan pada tahun 2025 mendatang.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa penambahan perangkat dilakukan untuk mendukung program prioritas nasional dalam ketahanan pangan dan mitigasi bencana hidrometeorologi.
Melalui program Strengthening Climate and Weather Service Capacity-Phase II (SIMM2), BMKG akan menambah satu unit radar cuaca C-band di Natuna, Kepulauan Riau, dan empat unit radar S-band untuk memperluas cakupan deteksi hujan dan awan.
