Jakarta (ANTARA) - Juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) Alex Pereira mengungkapkan masih memiliki lebih dari 20 kilogram yang harus dikurangi jelang penimbangan berat badan resmi UFC 313 di Las Vegas pada Sabtu (8/3).
"Pereira harus mencapai berat badan 205 kilogram pada Jumat (7/3) untuk mengesahkan laga untuk mempertahankan gelarnya melawan Maomedov Ankalaev," demikian laporan laman MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Juara asal Brasil itu membagikan video di media sosialnya saat ia tiba di Las Vegas, yang menunjukkan bahwa ia memiliki berat badan 227,5 kilogram.
Sebagai perbandingan, berat badan Pereira hanya 10 kilogram lebih ringan dari berat badan juara kelas berat UFC dan mantan penguasa kelas berat ringan Jon Jones, sehari sebelum mengalahkan Stipe Miocic pada November 2024.
Meski hanya tersisa beberapa hari menuju pertarungan, masalah berat badan bukan menjadi hal yang sulit untuk diatasi petarung berjuluk "Poatan" itu.
Pereira pernah mengatakan bahwa ia dapat mengembalikan berat badannya hanya dalam waktu 24 jam.
Ketika menjalani laga ulang melawan Jiri Prochazka pada 2024, berat badan Pereira mencapai 230 kilogram menjelang laga, namun bisa dikurangi untuk masuk ke octagon dengan mulus.
Mantan juara middleweight UFC itu tidak pernah melewatkan berat badannya saat berlaga dalam olahraga seni bela diri campuran, dan memasuki arena untuk pertama kalinya pada 2025 setelah menjalani tahun yang sempurna pada 2024 dengan tiga kemenangan knockout.
Alex Pereira mengatakan dirinya tidak lagi tertarik untuk mewujudkan keinginannya berlatih dengan juara kelas berat UFC Jon Jones.
"Sejujurnya, saya rasa hal itu (berlatih bersama Jon Jones) tidak masuk akal lagi," kata Alex Pereira sebagaimana dilaporkan laman MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Senin.
Sebelumnya, juara asal Brasil itu mengutarakan keinginan berlatih berlatih bersama Jon Jones menjelang pertarungan mempertahankan gelar Jones melawan Stipe Miocic di UFC 309.
Namun, setelah memenangkan pertarungan, Jones justru mengutarakan keinginan untuk meraih juara dua divisi dengan bertarung melawan Alex Pereira.
Pereira mengatakan, saat dirinya menyampaikan keinginannya berlaga dalam divisi heavyweight, banyak orang yang sudah mengaitkannya dengan Jon Jones. Menurutnya, itu adalah sesuatu yang dispekulasikan, bahkan oleh para penggemar.
"Maka saya tidak ingin pergi dan berlatih bersamanya sekarang, dan jika kami akhirnya bertarung, orang-orang akan mulai mengatakan banyak hal tentang apa pun dalam laga itu," katanya.
Bagi Pereira, berlatih dengan Jones merupakan hal yang tidak masuk akal saat ini. Namun, jika ke depan,keduanya akan bertarung, maka akan pergi berlatih di tempat masing-masing.
"Saya kira itu akan sangat masuk akal," katanya.
Pereira akan mempertahankan gelar juara berat ringan melawan Magomed Ankalaev dalam laga utama UFC 313 pada 8 Maret mendatang di Las Vegas.
Sementara itu, masa depan Jones masih belum jelas setelah kemenangan tipis atas Miocic pada November 2024. Petarung berjulukan "Bones" itu telah memanggil Pereira untuk sebuah laga antara juara melawan juara selama beberapa bulan, namun para penggemar dan juga CEO UFC Dana White ingin melihat Jones melakukan hal yang benar dan menyatukan gelarnya dengan sang juara sementara dan penantang nomor satu, Tom Aspinall.
Jika pertarungan Jones lawan Aspinall itu terjadi, Pereira berharap dapat duduk di barisan terdepan untuk menyaksikan dengan seksama.
“Jelas, setiap pertarungan divisi heavyweight sudah sangat menarik, dan kemudian anda memasukkan Jon Jones dan Tom Aspinall. Saya kira itu akan menjadi laga yang sangat menarik, maka saya akan menyaksikannya dengan seksama, namun sebagai seorang penggemar," katanya.
Baca juga: Juara UFC Alex Pereira tak berlatih bersama Jones
Baca juga: UFC umumkan Alex Pereira lawan Magomedov Ankalaev
Pewarta: Aloysius LewokedaEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.