Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah KotaBandarlampung mulai melakukan perbaikan dengan membangun kembali talud yang jebol akibat banjir yang membuat air meluap ke pemukiman warga pada Jumat (21/2).

"Saat ini kami sedang melakukan perbaikan dan pembangunan kembali talud yang jebol serta tembok rumah warga yang rusak akibat banjir," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dedi Sutioso, di Bandarlampung, Senin.

Fokus utama perbaikan talud di Kecamatan Tanjungsenang, di mana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu cukup parah.

"Wali Kota Bandarlampung menginstruksikan segera membangun talud yang jebol,” katanya.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Tanjungsenang selain karena talud yang ambruk, terdapat juga penyempitan sungai dan sampah rumah tangga yang menumpuk.

Dinas Pekerjaan Umum sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk melakukan pembersihan dan mengangkut sampah di sungai. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bandarlampung Wakhidi menyebutkan terdapat 30.850 jiwa yang terdampak oleh banjir itu. 

Baca juga: 23 titik lokasi terdampak banjir akibat hujan deras di Bandarlampung
Baca juga: 403 rumah warga terdampak banjir di Lampung Selatan
Baca juga: Banjir bandang landa Desa Canti dan Banding Lampung Selatan



Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026