Minggu, 22 Oktober 2017

Nuroji : Pembangunan Pariwisata Perlu Komitmen Kepala Daerah

id Nuroji : Pembangunan Pariwisata Perlu Komitmen Kepala Daerah, Depok, wisata, ciliwung, situ
Nuroji : Pembangunan Pariwisata Perlu Komitmen Kepala Daerah
Anggota DPR Nuroji, Asisten Deputi Pengelolaan Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setya Harini, dan Kepala Dinas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok, Agus Suherman (kiri ke kanan). (Antara Foto/Feru Lantara)
Kalau komitmen kepala daerah untuk bangun pariwisata tidak ada maka akan gagal total pengembangan pariwisata.
Depok (Antara Megapolitan) - Anggota DPR RI Komisi X Nuroji mengatakan perlu komitmen kepala derah untuk fokus dalam pengembangan sektor pariwisata guna memajukan ekonomi masyarakat setempat.

"Kalau komitmen kepala daerah untuk bangun pariwisata tidak ada maka akan gagal total pengembangan pariwisata," kata Nuroji dalam acara Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona yang digagas oleh Kementerian Pariwisata di Situ Pengasinan, Sawangan Depok, Senin.

Ia mengatakan selain komitmen dari kepala daerah tersebut juga dibutuhkan sinergitas dengan pemerintah pusat. Sehingga program-program yang ada didaerah bisa mendapat bantuan dari pusat.

"Saya sebagai anggota DPR dapil Depok-Bekasi siap membantu Pemkot Depok, jika memang dibutuhkan untuk memajukan sektor pariwisata kota tersebut," katanya.

Nuroji menilai hingga saat ini belum ada komitmen dari pemerintah kota Depok untuk memajukan sektor pariwisata di kota yang berikon belimbing tersebut.

"Dalam penyusunan Perda Pariwisata saja saya tidak tahu. Bagaimana saya bisa membantunya," ujar Nuroji yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Kota Depok.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata Oneng Setya Harini mengatakan selain komitmen dari pemerintah daerah juga komitmen dari masyarakat setempat untuk memajukan pariwisata.

"Semua daerah punya potensi untuk pengembangan kawasan wisata, tinggal bagaimana komitmennya," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, perlu dipikirkan potensi apa yang laku untuk dijual dan kemana saja pasarnya apakah domestik atau luar negeri.

Depok misalnya, kata dia, jika ingin mengembangkan wisata situ maka diperlukan branding akan hal tersebut untuk dikenalkan kepada masyarakat.

Oneng juga menjelaskan bahwa pemerintah sangat konsern pada pengembangan potensi kepariwisataan, di Indonesia ada tiga pintu destinasi, yakni Jakarta, Bali dan Batam.

"Depok bisa manfaatkan Jakarta dengan menawarkan potensi wisata yang ada," ujarnya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor pendulang PAD dibutuhkan regulasi pendukung kearah tersebut.

"Tentunya kepedulian dan dukungan dari masyarakat sangat penting agar tujuan pariwisata mencapai hasil yang baik," katanya. ***1***

Ridwan Chaidir

(T.F006/B/R010/R010) 07-08-2017 17:31:48

Editor: Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga