Minggu, 22 Oktober 2017

AIPI Kukuhkan Yudi Latif Anggota Komisi Kebudayaan

id AIPI Kukuhkan Yudi Latif Anggota Komisi Kebudayaan, Universitas Pancasila, UKP PIP, Pancasila
AIPI Kukuhkan Yudi Latif Anggota Komisi Kebudayaan
Yudi Latif ketika dikukuhkan sebagai Anggota Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia. (Humas) (1)
Pengukuhan anggota sangat penting dilakukan sebagai cara memperkenalkan anggota AIPI yang baru terpilih kepada masyarakat ilmiah Indonesia.
Jakarta (Antara Megapolitan) - Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) mengukuhkan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Yudi Latif sebagai anggota Komisi Kebudayaan.

"Pengukuhan anggota sangat penting dilakukan sebagai cara memperkenalkan anggota AIPI yang baru terpilih kepada masyarakat ilmiah Indonesia," kata Ketua AIPI Sangkot Marzuki, di Kampus Universitas Pancasila Jakarta, Senin.

Selain itu katanya pengukuhan juga merupakan tanggungjawab AIPI kepada masyarakat untuk membuktikan kebenaran pilihan dalam memilih anggotanya. Yudi Latif resmi menjadi anggota AIPI sejak 2015.

Sementara itu dalam pidato pengukuhannya Yudi Latif membahas sejarah penyusunan Pancasila dan peran pentingnya sebagai dasar dan panduan negara dan bangsa.

Yudi Latif dalam kuliah pengukuhannya yang bertema `Pancasila : Idealitas dan Realitas juga membahas aktualisasi nilai-nilai Pancasila dan berbagai aspek yang membuat diperlukannya lembaga pemantapan ideologi Pancasila.

"Arus sejarah memperlihatkan dengan nyata bahwa semua bangsa memerlukan suatu konsepsi dan cita-cita. Jika mereka tak memilikinya maka bangsa ini dalam bahaya," ujarnya.

Dikatakannya semakin penting mengingat Indonesia kini menghadapi era dimana ancaman atas ketahanan nasional tidaklah berasal dari serangan bersenjata tetapi serangan ideologis yang mempengaruhi pusat pengambilan keputusan.

"Pada gilirannya hal tersebut bisa mempenagruhi pikiran sikap dan tindakan masyarakat luas yang diarahkan untuk memenuhi kepentingan pemain-pemain kuat." katanya.

Editor: Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga