dkp-targetkan-satu-miliar-benih-ikan-daratSukabumi, 24/9 (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kwartal II ini menargetkan satu miliar ekor benih ikan darat atau ikan air laut, target tersebut untuk tiga jenis ikan yakni ikan lele, mas dan nilai.
"Pada Kwartal II ini kami menargetkan bisa memproduksi benih ikan darat sebanyak 1.147.182.010 ekor, dan kami yakin produksi ini bisa tercapai," kata Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina, kepada ANTARA, Senin.
Menurut Dedah, tingginya target produksi benih tersebut, karena pada kwartal II ini memasuki musim kemarau, di mana ikan akan kawin dan mudah dikawinkan karena alat reproduksinya mulai matang. Selain itu, pada musim kemarau ini, biasanya permintaan benih ikan cukup banyak sehingga banyak petambak yang mengawinkan ikannya.
Lebih lanjut, target produksi benih ini juga untuk menggenjot produksi ikan ukuran konsumsi, karena pada saat ini permintaan ikan cukup tinggi khususnya dari restauran dan daerah lain. "Target produksi benih ikan ini dipastikan tercapai, karena untuk memenuhi permintaan akan benih baik dari petani ataupun "broker" ikan," tambahnya.
Dikatakannya, saat ini dari perhitungan kasar yang masuk kepada pihaknya paling banyak benih ikan lele dibandingkan dengan ikan nila dan mas. Namun, untuk pasaran lebih banyak permintaan jenis ikan mas dan nila.
Lanjut Dedah, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah penghasil perikanan terbesar di Jawa Barat, karena didukung oleh luas lahan dan kondisi air yang baik.
Selain itu, pihaknya juga saat ini terus berupaya meningkatkan teknologi perikanan agar mampu memdapatkan kualitas dan kuantitas benih yang unggul."Kabupaten Sukabumi merupakan tempat tujuan penelitian ikan darat, karena terdapat BBPBAT," kata Dedah.
Dari catatan pihaknya saat ini, target untuk produksi ikan air tawar ukuran konsumsi pada kwartal ke II ini untuk ikan mas, lele dan nila sebanyak 3.329 ton.
Sementara, pengusaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar, Endan Sutendi mengatakan, selam kemarau ini permintaan benih ikan khususnya ikan cukup banyak, karena saat kemarau merupakan waktu yang tepat untuk pembesaran ikan.
"Permintaan cukup banyak pada musim ini, karena ada petambak ikan air tawar mulai kembali menanam ikan untuk dibesarkan sampai ukuran konsumsi," kata Endan yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta ini.
Aditya
: Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.