Badan Keamanan Siber China (CAC) di Beijing, Sabtu, juga menyebutkan dari 830 ribu lebih akun palsu tersebut, 12.800 akun di antaranya terkait institusi militer, 187.500 terkait media, dan 443.500 lain berkaitan dengan dunia pendidikan, kepengacaraan, dan kesehatan.
Selama periode 10 Maret-22 Mei 2023, CAC juga berhasil mengidentifikasi 1,4 juta informasi dan 920.000 akun yang melanggar aturan hukum.
CAC akan terus menertibkan aktivitas dunia maya dan meningkatkan sistem pengawasan.
Pewarta: M. Irfan IlmieEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026