wali-kota-hjb-harus-jadi-pesta-rakyatBogor, 7/5 (ANTARA) - Wali Kota Bogor Diani Budiarto mengapresiasi pelaksanaan perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-530 dengan harapan acara tersebut dapat menjadi pesta rakyat yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
"Kami sangat mendukung berbagai kegiatan HJB yang dilakukan sejumlah komunitas dan masyarakat Bogor. Jadikan kegiatan ini sebagai pesta rakyat yang dapat membahagiakan seluruhnya," kata Wali Kota di Bogor, Minggu.
Menurut Wali Kota, HJB merupakan ulang tahun Bogor yang harusnya menjadi hari ulang tahunnya masyarakat Bogor.
Sudah selayaknya HJB tersebut menjadi hari ulang tahunnya masyarakat Bogor sehingga warga Bogor ikut terlibat dalam setiap kegiatan perayaannya.
"HJB merupakan ulang tahunnya Bogor, bukan ulang tahunnya Pemerintah Kota Bogor. Jadi, sudah selayaknya dimeriahkan oleh masyarakat Bogor," katanya.
Wali Kota pun mempersilahkan masyarakat Bogor memperingati HJB dengan berbagai kegiatan asalkan sesuai tema yang diusung dan memiliki nilai positif dalam pengembangan budaya masyarakat.
Salah satu rangkaian kegiatan perayaan HJB ke-530 yang akan diselenggarakan oleh sejumlah masyarakat di antaranya Bogor Culture Festival 2012 "Seba Kuwerabakti" dan "Ngubek Situ Gede". Kedua acara tersebut merupakan yang pertama kali digelar dalam agenda HJB.
Menurut Ketua Panitia penyelenggara Bogor Culture Festival (BCF) 2012 Seba Kuwerabakti, Bagus Karyanegara, Pemerintah Kota Bogor sangat mendukung pelaksanaan festival budaya sunda tersebut yang akan digelar 2 Juni mendatang.
Bagus yang juga Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), mengatakan, persetujuan wali kota tersebut tertuang dalam surat Wali Kota Bogor Nomor : 003.03/900-Pem tanggal 12 April 2012.
"Dalam surat keputusan Wali Kota tersebut disebutkan pada prinsipnya Pemerintah Kota Bogor menyambut baik kegiatan yang digagas Budayawan Adenan Taufik tersebut," kata Bagus.
Menurut Bagus, Pemerintah Kota Bogor berharap pelaksanaan BCF 2012 dapat memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Bogor sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota yang dijuluki Kota Hujan.
Bagus menyebutkan, pelaksanaan BCF 2012 "Seba Kuwarabakti" terlaksana murni dari swadaya masyarakat dan para sponsor mendukung.
Perhelatan akbar kali pertama ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp2 miliar.
"Jadi bukan dari dana Pemerintah, tapi murni dana swadaya masyarakat dan dari para sponsor pendukung," ujarnya.
Senada dengan Bagus, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat, Umar Sanusi selaku panitia penyelenggara Ngubek Setu mengatakan, kegiatan "ngubek setu merupakan inisiatif masyarakat Kelurahan Situ Gede yang ingin meramaikan HJB.
"Kita memang mengusulkan kepada pemerintah agar ngubek setu bisa masuk dalam agenda HJB, dan ini direspon serta mendapat persetujuan," katanya.
Umar mengatakan, kegiata ngubek setu akan dilaksanakan Minggu 24 Juni mendatang. Setelah kegiatan ngubek dilanjutkan dengan pagelaran wayang golek semalam suntuk oleh dalang wayang golek Asep Sunandar Sunarya yang merupakan program Provinsi Jawa Barat yakni, "Gubernur Saba Lembur".
"Kegiatan ngubek setu dalam HJB ini akan dipadukan dengan kegiatan "Gubernur Saba Lembur" dimana Gubernur Jawa Barat akan menyumbang 2 ton ikan," katanya.
Laily R
: Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.