Bekasi, (Antara Megapolitan) - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi, Jawa Barat, menginvestasikan anggaran Rp20 miliar untuk pengembangan jaringan di tiga kecamatan di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim di Bekasi, Kamis, mengatakan ketiga kecamatan tersebut adalah Bantargebang, Mustikajaya, dan Bekasi Timur.
"Bantargebang dan Mustika Jaya selama ini belum terlayani sama sekali, sedangkan Bekasi Timur sudah lebih dulu terlayani," katanya.
Dana yang disuntikkan Pemkot Bekasi tersebut dimanfaatkan untuk pemasangan pipa transmisi sepanjang total 11 kilometer untuk menjangkau ketiga wilayah kecamatan tersebut.
"Semuanya dipasang dari Instalasi Pengolahan Air yang berlokasi di kantor cabang Poncol Jalan Kartini," katanya.
Untuk pipa yang menuju Bekasi Timur dipasang melalui Jalan Baru Underpas, sementara yang mengarah ke Bantargebang dipasang di sepanjang Jalan Kartini-Jalan Siliwangi.
"Sedangkan yang menuju Mustika Jaya, melalui Perumahan Pondok Hijau," ujarnya.
Menurut Usep, dana yang diperlukan untuk pemasangan pipa tersebut total mencapai Rp25 miliar.
"Sementara suntikan investasi dari Pemkot Bekasi sesuai usulan yang disampaikan tahun 2014 sebesar Rp20 miliar, sehingga selisihnya ditanggung PDAM," katanya.
Meskipun ditujukan bagi pelayanan di ketiga kecamatan tersebut, pemasangan pipa transmisi itu juga dimaksudkan untuk menjangkau pula Perumahan Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu serta Apartemen Kemang View, dan Kecamatan Bekasi Selatan.
"Posisi kedua permukiman tersebut dilewati pipa transmisi yang sedang dipasang, sehingga memungkinkan menarik sambungan untuk melayani pelanggan dan calon pelanggan di kedua lokasi tersebut," demikian Usep.
PDAM Bhagasasi Buka Jaringan Tiga Kecamatan Bekasi
Jumat, 19 Juni 2015 5:52 WIB
PDAM Tirta Bhagasasi. (Foto wikimapia.org/Dok)
Bantargebang dan Mustika Jaya selama ini belum terlayani sama sekali, sedangkan Bekasi Timur sudah lebih dulu terlayani.
