sekjen-pbb-kunjungi-pmpp-tni-di-sentulBogor, 20/3 (ANTARA) - Sekjen PBB Ban Ki-moon, akan mengunjungi Fasilitas Pendidikan dan Pelatihan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (Fasdiklat PMPP TNI) yang baru diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Indonesia Peace and Security Center (IPSC) Sentul, Bogor, Selasa.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan, Brigjen TNI Hartind Asrin, di Jakarta, Selasa, mengatakan, Sekjen PBB didampingi istrinya Ban Soon Taek dan sejumlah anggota delegasi PBB, pada Selasa akan menyempatkan mengunjungi Fasdiklat PMPP TNI, dalam sela-sela kunjungannya di Indonesia selama tiga hari mulai 19-21 Maret 2012.
Sekjen PBB juga memberikan kuliah umum mengenai "United Nations Peace Keeping Challenge and Opportunities".
Kedatangan Ban Ki Moon dan delegasi PBB di Fasdiklat terbesar di Asia Tenggara yang dibangun sebagai pusat pendidikan bagi prajurit TNI ini diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono beserta menteri terkait termasuk Menteri Pertahanan Purnomo Yusgianto di Holding Auditorium PMPP TNI.
Selain memberikan paparan mengenai pasukan perdamauan dunia, Ban Ki-noon juga direncanakan akan melakukan penanaman pohon bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Peace Keeping Center tersebut.
Hartind mengatakan,kegiatan ini merupakan rangkaian kungjungan Sekjen PBB ke Indonesia selama tiga hari. Ban Ki-moon direncanakan hadir dalam pembukaan dan menjadi keynote speaker Jakarta International Defence Dialogue II yang akan berlangsung pada Rabu (21/3) di Balai Sidang Jakarta.
Ia menjelaskan, kehadiran Sekjen PBB dan istri serta sejumlah anggota delegasi PBB di Fasdiklat PMPP TNI ini adalah memberikan informasi langsung terkait perkembangan terkini dari UN Peacekeeping Operation sekaligus melihat secara langsung kesiapan pemerintah Indonesia dalam mendorong peningkatan kualitas peacekeepers.
Sebelumnya kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa di Indonesia disebut membahas hubungan Indonesia dan PBB, termasuk upaya peningkatan jumlah pasukan Indonesia dalam misi pemelihara perdamaian PBB.
Berdasarkan catatan per Januari 2012 yang dihimpun dari Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York, pasukan perdamaian Indonesia berjumlah 1.972 personel militer dan polisi. Sebanyak 19 dari jumlah tersebut merupakan personel perempuan.
Hampir 2.000 anggota pasukan Indonesia saat ini tersebar dan bergabung di enam misi penjaga perdamaian PBB, yaitu 1.455 personel melekat ke UNIFIL (di Lebanon), 192 orang ke MONUSCO (Republik Demokratik Kongo), 170 ke MINUSTAH (Haiti), 146 ke UNAMID (Darfur), 8 personel ke UNMIS (Sudan Selatan) dan satu personil kea UNMIL (Liberia).
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.