Iran memperkenalkan mekanisme baru yang mengatur transit kapal melalui Selat Hormuz, di tengah kebuntuan negosiasi dengan AS terkait jalur perairan strategis tersebut, menurut laporan Press TV milik pemerintah Teheran pada Selasa (5/5).

Di bawah sistem tersebut, kapal yang akan melewati Selat Hormuz akan menerima email dari alamat yang terkait dengan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) yang memberitahukan mereka tentang peraturan transit.

Kapal kemudian diharuskan untuk mematuhi kerangka kerja tersebut sebelum menerima izin transit.

Baca juga: Iran akan atur pelayaran di Selat Hormuz setelah perang berakhir
Baca juga: Dari Hormuz ke Malaka, perebutan kuasa di jalur sempit dunia
Baca juga: Iran: AS telah kirim tanggapan terhadap proposal perdamaian 14 poin

Pewarta: Yashinta Difa

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026