Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyiapkan skenario tambahan sebelum melanjutkan uji coba penuh sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

Kepala BPJT Wilan Oktavian mengatakan pengujian MLFF saat ini masih berada pada tahap pra-uji coba.

“Jadi kita sekarang masih pra-uji coba, kira-kira begitu,” kata Wilan dalam diskusi dengan media di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan uji coba sebelumnya baru dilakukan secara terbatas di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Bali Mandara.

Menurut dia, pengujian terdahulu baru mencakup sekitar 64 skenario yang mayoritas masih berupa skenario positif dan demonstrasi.

“Itu memang yang dicoba kemarin di JORR dan di Bali Mandara. Tapi skenario itu baru 64 skenario, itu lebih ke skenario positif dan demo,” ujarnya.

Karena itu, BPJT kini menyusun skenario tambahan yang dinilai lebih mendekati berbagai kondisi yang mungkin terjadi saat sistem diterapkan.

Wilan mencontohkan skenario tambahan tersebut antara lain untuk pengguna yang tidak memiliki akun hingga kendaraan dengan pelat nomor tidak sesuai.

“Kita sedang menyusun skenario-skenario lain yang sifatnya kemungkinan terjadi, misalnya ada yang tidak punya akun seperti apa, kalau yang pakai plat bodong seperti apa,” ungkap dia.

Ia menambahkan seluruh skenario itu perlu dimatangkan sebelum masuk ke tahap uji coba yang sebenarnya.

Pewarta: Aria Ananda

Editor : Feru Lantara


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026