Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Kamis (26/3), dijadwalkan meminta hakim federal Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan dakwaan narco-terorisme, dengan alasan Washington telah menghambat kemampuannya untuk membangun pembelaan hukum, ungkap laporan media AS.
Hakim Alvin Hellerstein sebelumnya menjadwalkan sidang untuk memberikan kesempatan kepada pengacara Maduro dan istrinya, Cilia Flores, meninjau bukti, menyusun mosi prapersidangan, serta kemungkinan menetapkan jadwal persidangan.
Dalam sidang tersebut, Maduro diperkirakan akan meminta pembatalan perkara di tengah sengketa biaya hukum, karena pengacaranya, Barry Pollack, tidak dapat menerima pembayaran dari Venezuela tanpa pengecualian sanksi AS yang hingga kini belum diberikan.
Baca juga: Maduro tuduh otoritas AS telah melanggar perlindungan konstitusinya
Baca juga: Warga Kolombia protes atas penculikan Maduro, demo di depan Kedubes AS,
Pollack mengatakan Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS sempat menyetujui, lalu mencabut kembali izin yang memungkinkan Venezuela membayar biaya hukumnya.
Ia menambahkan bahwa karena sanksi AS terhadap Maduro dan pemerintah Venezuela, pembayaran semacam itu memerlukan otorisasi resmi.
Editor : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026