Pemerintah mengerahkan aparat TNI dan Polri untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman saat Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Pengerahan aparat keamanan itu dilakukan melalui apel gelar pasukan TNI dan Polri yang dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

"Saya tekankan kembali bahwa kekuatan yang ditampilkan saat ini adalah pasukan yang terlibat secara langsung di lapangan, sementara kekuatan yang mendukung secara tidak langsung jumlahnya bahkan lebih besar," kata Djamari dalam siaran pers Kemenko Polkam yang diterima di Jakarta, Jumat.

Para petugas TNI dan Polri itu nantinya berjaga di titik-titik keramaian pemudik seperti terminal, bandara, stasiun, pelabuhan dan jalur mudik lintas darat.

Tidak hanya itu, petugas juga akan ditempatkan di beberapa lokasi keramaian dan obyek vital selama masa libur lebaran berlangsung.

"Ini menunjukkan betapa besar komitmen dan tekad kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugasnya, khususnya menuju Jakarta," kata dia.

Tidak hanya memperkuat pengamanan dalam masa mudik lebaran, Djamari juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri dan kendaraan sebelum melaksanakan perjalanan mudik.

Dia menekankan bahwa kendaraan dan fisik pemudik harus dalam keadaan fit demi menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas.

Dengan adanya ragam upaya tersebut, Djamari berharap momentum mudik di masa lebaran ini bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Baca juga: Trafik telekomunikasi diprediksi naik sampai 40 persen selama Lebaran

Baca juga: Kementerian ESDM pastikan stok BBM dan LPG periode Lebaran 2026 aman

Pewarta: Walda Marison

Editor : Erwan Muhadam


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026