Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu memperluas jejaring internasional melalui kerja sama dengan perguruan tinggi di Taiwan yang salah satunya penyiapan dosen muda untuk studi doktoral.

"Seluruh upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan pembelajaran baik di FKIP maupun Universitas Bengkulu," kata Dekan FKIP UNIB Abdul Rahman Ph.D di Bengkulu, Sabtu.

Ia menjelaskan pada April 2026 tim FKIP UNIB yang dipimpinnya dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman dengan Fakultas Pendidikan National Taiwan Normal University yang berada pada jajaran QS Top 30 dunia di bidang pendidikan.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan tridharma perguruan tinggi sekaligus menjadi jembatan pendidikan jenjang doktor bagi tiga dosen muda FKIP UNIB.

Ketiga dosen tersebut yakni Lenni Mantili dari program studi pendidikan nonformal, Yahya Eko Nopianto dari program studi pendidikan jasmani, serta Hananda Fitra pranatha dari program studi bimbingan dan konseling.

Menurut Abdul Rahman kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan pengetahuan, tetapi juga oleh karakter yang terbentuk melalui pengalaman serta sistem yang konsisten.

Ia menilai kualitas lahir dari pengalaman dan paparan terhadap lingkungan yang menerapkan ilmu pengetahuan secara nyata sehingga menghasilkan perbaikan berkelanjutan.

"Kualitas tidak lahir hanya dari teori, tetapi dari pengalaman serta paparan terhadap sistem dan lingkungan yang menerapkan ilmu pengetahuan secara nyata," kata dia.

Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu Prof Indra Cahyadinata mengapresiasi meningkatnya aktivitas internasional FKIP UNIB dan berharap praktik tersebut menjadi inspirasi bagi civitas academica untuk memperkuat posisi universitas di tingkat global.

Pewarta: Boyke Ledy Watra

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026