Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh turun langsung mengatasi banjir di jalan terowongan (underpass) Gonggo yang mengakibatkan kemacetan di ruas jalan wilayah perkotaan kabupaten tersebut.

"Saat perjalanan pulang (Jumat 30/1) malam saya melihat kemacetan panjang di jalan Arif Rahman Hakim. Setelah ditelusuri, ternyata itu terjadi akibat underpass Gonggo tidak bisa dilewati karena terendam banjir," kata Bupati Aep Syaepuloh di Karawang, Sabtu.

Setelah diketahui penyebabnya, Bupati Aep langsung turun dan memanggil personel dari SDA Dinas PUPR Karawang untuk membantu proses penyedotan air yang menggenang di jalan terowongan.

Ia menyampaikan penanganan banjir di jalan Terowongan Gonggo harus segera dilakukan, agar bisa dilintasi para pengendara.

Baca juga: Bulog Karawang serap gabah 2.500 ton/hari sepanjang Januari 2026

Jika jalan Terowongan Gonggo terus dibiarkan terendam banjir dan tidak bisa dilewati, kata dia, itu akan mengakibatkan kemacetan parah di wilayah perkotaan Karawang.

"Jadi harus segera ditangani. Kami langsung menurunkan dua kendaraan penyedot air untuk mengatasi banjir di underpass Gonggo," katanya.

Jalan Terowongan Gonggo terendam banjir hingga tak bisa dilewati pengendara mobil dan motor, karena tingginya intensitas hujan di wilayah Karawang.

Kondisi tersebut juga terjadi karena kondisi backwater dari saluran pembuang menyusul tingginya muka air Sungai Citarum.

Setelah dilakukan penanganan berupa penyedotan air banjir yang menutup jalan Terowongan Gonggo akhirnya air bisa surut, sehingga ruas jalan itu bisa kembali dilintasi para pengendara.

Baca juga: Polres Karawang tangani lansia meninggal tenggelam di lokasi banjir

Selain membantu petugas melakukan penyedotan air di jalan Terowongan Gonggo, Bupati Aep juga membantu petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas. Hal tersebut dilakukan agar kemacetan di wilayah perkotaan bisa cepat terselesaikan. 

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Heri Sutarman


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026