Bekasi (ANTARA News Megapolitan) - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan memanfaatkan lahan Sekolah Dasar Negeri Margajaya III, Kecamatan Bekasi Selatan untuk pembangunan gedung sekolah khusus bagi penyandang disabilitas.

"Saya bersama dengan sejumlah instansi terkait sudah melakukan peninjauan ke lokasi sekolah. Ini merupakan tindak lanjut dari Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 yang sedang kami coba realisasikan di kota ini," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Rabu.

Kegiatan itu sekaligus menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo saat menghadiri puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional di Summareccon Mal Kota Bekasi pada Senin (3/12).

Rahmat mengatakan, sekolah yang kini berlokasi di belakang Pengadilan Negeri Bekasi Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan itu lokasinya dirasa Rahmat sudah representatif untuk dijadikan sekolah bagi menyandang disabilitas.

Rencananya, SDN Margajaya III yang kini digabung dengan siswa SDN Margajaya I, IV dan V akan dijadikan bangunan SMP, sedangkan seluruh siswa sekolah dasar setempat akan direlokasi ke bangunan baru.

"Saat ini terdapat 24 ruang belajar yang menampung kurang lebih 400 siswa di SDN Margajaya," katanya.

Pada sisi sebelah selatan bangunan tersebut akan dibangun sekolah khusus bagi penyandang disabilitas berikut enam lokal ruang kelas.

"Kemungkinan nanti diperuntukkan bagi kaum disabilitas yang masih berjenjang SD dan SMP," katanya.

Bangunan sekolah tersebut akan menempati lahan seluas 38 meter x 31 meter melalui alokasi dana pembangunan Rp2-Rp3 miliar.

"Karena sekolahan khusus, maka fasilitasnya juga harus khusus seperti tangga ataupun klosetnya juga khusus karena diperuntukkan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus," katanya.

Rahmat berharap, pembangunan sekolah khusus disabilitas ini dapat memenuhi hak pendidikan para penyandang disabilitas sebagai warga negara.

Pewarta: Andi Firdaus

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018