Depok (ANTARA News Megapolitan) - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok melakukan kajian untuk menanggulangi keselamatan jalan, dalam rangka pengabdian masyarakat UI Kajian Strategis.

Ketua Tim Pengabdi, Ir. Tri Tjahjono, Ph.D, di kampus UI Depok, Selasa merekomendasikan agar Pemkot Depok lebih memfokuskan pada transportasi dibandingkan pada pelebaran jalan ataupun efisiensi angkutan umum.

"Dengan banyak berkurangnya angkutan umum, maka diperlukan perombakan yang mengutamakan program keselamatan dan bukan lagi efisiensi angkutan umum," ujar dosen Departemen Teknik Sipil FTUI yang banyak bergelut di bidang keselamatan transportasi.

Dia mengatakan untuk meningkatkan keselamatan jalan, kepolisian perlu mempertimbangkan faktor psikologis pengendara.

Tri Tjahjono mengatakqn bahwa diperlukan keterlibatan psikolog yang masuk ke Bappeda dan Kepolisian untuk memberi inputan terkait kondisi psikologis pelaku kecelakaan.

Sedangkan Aggota Tim Pengabdi Ir. Alan Marino, M.Sc. menjelaskan pentingnya keselamatan jalan sebagai target yang harus diprioritaskan bagi Indonesia dan khususnya Pemkot Depok.

Berdasarkan WHO, diperkirakan bahwa tahun 2030 kematian akibat kecelakaan lalu lintas akan menjadi penyebab kematian nomor 3 di dunia, hanya dikalahkan oleh kematian akibat Depresi dan Serangan Jantung.

"Apabila kita terus berdiam diri, orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas akan terus meningkat," katanya.

Sementara Dosen Psikologi UI Prof. Dr. Guritnaningsih menyampaikan bahwa belum ada kesadaraan dari diri sendiri dalam perilaku berkendara.

Disamping itu, katanya, iklim panas membuat orang lebih temperamental di jalanan serta terdapatnya pola pikir yang salah pada masyarakat bahwa kecelakaan itu adalah takdir.

Kajian keselamatan jalan dilakukan melalui serangkaian kegiatan untuk mendapatkan berbagai masukan dari pihak-pihak terkait yang dimulai dengan seminar dan Focus Group Discussion (FGD) pada Oktober 2018 dan dilanjutkan dengan berbagai diskusi dengan pihak terkait seperti Polres Depok, Bappeda Kota Depok, Dinas Perhubungan Kota Depok, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Depok, Dinas Kesehatan Kota Depok, Organda dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok.

Hasil dari rangkaian kegiatan ini selanjutnya dituangkan sebagai Rekomendasi Aksi bagi Pemkot Depok dalam bentuk buku ?Kajian Usulan Strategi Peningkatan Keselamatan Jalan Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan Kota Depok 2021-2025".

Buku ini juga akan disebarluaskan ke masyarakat dan pihak-pihak terkait. Pemkot Depok menanggapi positif rangkaian kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dan memberi masukan penting untuk disertakan ke dalam buku kajian ini.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018