Sukabumi, Jabar (Antaranews Megapolitan) - Ruang kelas V milik SDN Tipar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ambruk disebabkan hujan deras yang turun hampir sepanjang waktu meskipun sekolah itu sudah direhabilitasi pada 2010 lalu.

"Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ambruknya ruang kelas yang berada di Kampung Tipar RT14/RW 03, Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah. Kami sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi," kata salah seorang guru SDN Tipar Encep Maulana di Sukabumi, Senin.

Informasi yang dihimpun, sebelum ambruk tempat berdirinya sekolah tersebut diguyur hujan deras sepanjang hari.

Tiba-tiba sekitar pukul 02.00 WIB pada Senin (12/11) dinihari ruang kelas V tersebut ambruk bagian atap dan temboknya.

Peristiwa ini sontak membuat kaget warga sekitar karena suara yang ditimbulkan dari ambruknya bangunan tersebut.

Imbasnya, sebanyak 27 murid kelas V sekolah tersebut kegiatan belajar dan mengajarnya tidak maksimal dan harus menumpang ke kelas yang lain.

Menurut Encep, kemungkinan ambruknya ruang kelas itu karena bagian atap tidak bisa menahan air hujan dan konstruksi bangunannya kurang kuat sehingga menyebabkan bangunan itu roboh.

"Kami berharap dinas segera memperbaiki ruang kelas yang ambruk itu, karena tidak hanya kelas yang terganggu kegiatan belajar mengajarnya, tetapi harus bergantian," tambahnya.

Sementara, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan dalam dua pekan terakhir ini intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Sukabumi cukup tinggi bahkan pihaknya sudah menerima beberapa laporan terkait bencana seperti tanah longsor, banjir dan lain-lain.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018