Bogor, 25/3 (Antara) - Harga cabai di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin mulai menurun, tetapi khusus cabai rawit merah harganya masih tinggi.

Pantauan Antara di Pasar Induk Warung Jambu, harga cabai rawit merah masih di atas Rp42.000 per kilogram.

"Harga cabai lainny berangsur mulai turun, dan yang masih mahal hanya cabai rawit merah yaitu di atas Rp42.000 per kilogram," kata Rian, pedagang hortikultura di Pasar Induk Jambu Dua.

Ia mengataka harga cabai merah besar kini turun menjadi Rp20.000 per kg, cabai hijau besar Rp18.000 per kg, cabai rawit kecil Rp16.000, dan cabai merah keriting Rp20.000 per kg.

Menurut Rian, harga cabai sudah mulai turun, meski belum normal seperti semula yakni pada kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000 per kg.

Sedangkan bawang putih, menurut dia harganya juga sudah berangsur turun, dari sebelumnya Rp40.000 per kg, kini menjadi Rp28.000 per kg.

Tetapi harga bawang merah masih tinggi, yakni bertahan Rp42.000 per kg.

"Bawang putih sudah turun sedikit, yang masih mahal harga bawang merah," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian, Muhammad Yasid Taufik menyatakan, bahwa harga cabe saat ini tergolong normal.

"Hasil monitor yang kita (Dirjen PPHP) harga cabe di pasaran normal, karena dilihat dari siklus tiga tahunan yang kita amati," katanya, kemarin.

Ia mengatakan, berdasarkan data yang mereka miliki untuk periode bulan yang sama pada tahun 2010 harga cabe berkisar antara Rp15.000- Rp35.000, pada 2011 harga berkisar antara Rp15.000-40.000 dan tahun 2012 harga antara Rp20.000-40.000 per kilogramnya.

Kalau dibandingkan dengan pengamatan tiga tahun sebelumnya, pantauan terakhir Jumat 22 Maret, di Bandung harga cabe Rp38.000, Bengkulu Rp27.000 dan di Kuningan Rp15.000 perkilogram.

"Kalau bicara rentang harga, fluktuasi musiman, kalau liat fluktuasi liat pada awal tahun harga normal, harga akan merangkak naik pada bulan Maret, April, hingga puncak panen Juni harga akan ada penurunan," kata Dia.




Laily R




Pewarta:

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2013