Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan Jawa Tengah sebagai salah satu daerah sentra utama cabai nasional dengan kontribusi hingga 15,9 persen.

Menurut dia di Magelang, Senin,  terdapat 2.000 petani cabai yang menggarap lahan seluas 400 hektare di Kabupaten Magelang Jika seluruhnya panen, nilai ekonominya mencapai Rp4,2 miliar.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri panen cabai rawit merah di Desa Bayusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

 "Artinya ini cukup dalam rangka ketahanan pangan untuk para petani kita khususnya cabai," katanya.

Ia menuturkan, ada 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah menjadi wilayah potensial penanaman cabai. Posisi strategis ini menuntut dukungan kebijakan, termasuk kemudahan akses permodalan bagi para petani.

"Kita permudah terkait dengan kredit bagi para petani lewat BPR kita, BUMD kita yaitu JPAD kita penetrasi terus terkait dengan distribusi cabai. Agar tidak terjadi kelangkaan atau tidak terjadi inflasi di wilayah kita maupun nasional," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih atas sinergi antara petani, pelaku distribusi, hingga pedagang pasar yang menjaga ketersediaan cabai. 

 

Pewarta: Heru Suyitno

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025