Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat  Kota Batam, Kepulauan Riau tengah mengusulkan lahan seluas delapan hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP yang dirancang sebagai fasilitas permanen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinsos Kota Batam Leo Putra, yang telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial dan Wali Kota Batam.

"Yang terpenting adalah kesiapan lahannya. In syaa Allah Minimal delapan hektare untuk SD dan SMP," ujar Leo saat dihubungi di Batam, Ahad.

Untuk rencana pembangunan Sekolah Rakyat, Dinsos telah mengusulkan lahan milik Pemko yang berada di belakang Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) di Nongsa, dengan luas sekitar 7-8 hektare.

Ia turut menjelaskan bahwa di Batam, status dan pengelolaan lahan melibatkan dua otoritas utama, yakni Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

"Lahan bisa dari BP Batam atau Pemko. Kalau dari Pemko, yang ada di belakang MAN IC itu jadi salah satu opsi. Kami tinggal menunggu arahan selanjutnya untuk persiapan lahan," katanya.

Baca juga: Tanjungpinang matangkan lahan lima hektare Sekolah Rakyat

Pewarta: Amandine Nadja

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025