Fenomena bediding suhu udara turun drastis pada malam hingga menjelang pagi melanda dataran tinggi di Kabupaten Kerinci, Merangin (bagian Jangkat), dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.
Kepala Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Depati Parbo Kerinci Kurnianingsih di Kerinci, Sabtu, mengatakan, fenomena tersebut umum terjadi saat musim kemarau.
Ia menjelaskan wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci serta sebagai dataran tinggi di Kabupaten Merangin (Jangkat dan sekitarnya) sejak awal Mei sudah memasuki musim kemarau.
"Dinginnya suhu udara saat ini merupakan fenomena Bediding yang umum terjadi pada saat musim kemarau," katanya.
Fenomena alam tersebut, akibat menguatnya Monsun Australia yang membawa massa udara dingin dari benua Australia menuju kepulauan Indonesia. Hal itu berdampak di wilayah Jambi, terutama di daerah dataran tinggi.
Baca juga: BMKG: Angin Monsoon Australia akibatkan suhu udara dingin di DIY
Baca juga: Warga diminta waspadai perubahan suhu panas ke dingin di malam hari
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025