Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
"Kami mengimbau warga untuk tetap siaga dan waspada. Curah hujan masih tinggi dan potensi bencana belum selesai. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama," kata Sastra di Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Bencana banjir dan tanah longsor dilaporkan melanda 18 kecamatan di Kabupaten Bogor, menyebabkan kerusakan infrastruktur, korban jiwa, serta evakuasi ratusan warga. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan sebanyak 33 desa terdampak, dengan 21 titik longsor dan tujuh titik banjir.
Sastra meminta seluruh unsur pemerintah daerah memperkuat koordinasi dan respons cepat dalam penanganan bencana. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan di wilayah rawan, termasuk peningkatan sistem peringatan dini.
"Respons cepat adalah kunci menyelamatkan nyawa. Saya minta Pemkab Bogor, BPBD, Dinsos, Dinkes, hingga aparat desa terus bersinergi dan bergerak cepat di lapangan," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendirian posko darurat di wilayah terdampak serta distribusi bantuan logistik secara tepat sasaran dan merata bagi warga yang membutuhkan.
Kepada masyarakat, Sastra meminta agar tidak ragu mengungsi ke tempat yang lebih aman jika melihat tanda-tanda potensi bencana seperti retakan tanah, pohon tumbang, atau luapan air sungai. Warga juga diminta segera melaporkan kondisi darurat kepada perangkat desa atau melalui layanan darurat 112.
"Kita semua punya peran. Masyarakat jangan pasif. Jika ada gejala longsor atau banjir, segera lapor. Jangan tunggu situasi memburuk," ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari aktivitas di area lereng saat cuaca ekstrem.
Sastra turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan, relawan, dan warga yang telah bergerak cepat membantu penanganan bencana di berbagai titik terdampak.
"Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada seluruh pihak yang sudah berjibaku di lapangan. Sinergi dan gotong royong ini sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat seperti sekarang," katanya.
DPRD Kabupaten Bogor, lanjut Sastra, siap mendukung penguatan anggaran untuk penanganan darurat serta program pemulihan jangka menengah dan panjang pascabencana.
Baca juga: Banjir di bulan Juli, ini nyata atau mimpi?
Baca juga: Ratusan rumah di Karawang terendam banjir
Baca juga: Banjir masih menggenangi sembilan RT di Jakarta hingga Rabu pagi
Baca juga: 23 desa di 13 kecamatan wilayah Bekasi terdampak banjir hingga satu meter
Baca juga: Bupati susun strategi percepatan tangani banjir dan longsor landa Bogor
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025