Bekasi (Antara Megapolitan) - Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) bekerja sama dengan perusahaan properti PT Summarecon Agung Tbk menggelar turnamen panahan bertajuk "Growing Archery" guna mencari bibit atlet berprestasi.

"Turnamen ini kita lombakan 15-17 Desember 2017 yang berlokasi di sekitar area The Downtown Walk Summarecon Mal Bekasi," kata Etua Panitia Growing Archery Lontar Aditya di Bekasi, Sabtu.

Menurut dia, kegiatan itu dalam rangka m?endukung minat dari para atlet panahan di Indonesia, khususnya di Bekasi dan sekitarnya.

Alasan pihaknya melibatkan pihak swasta dalam turnamen itu dikarenakan vanue panahan di wilayah Kota Bekasi masih sangat minim.

"Saat ini satu-satunya vanue di Kota Bekasi hanya ada di Gelanggang Olahraga Kota Bekasi, itu pun digabung dengan area atletik, sehingga kami butuh tempat yang representatif, kebetulan Summarecon bersedia memfasilitasi event ini," katanya.

Turnamen yang diselenggarakan pada?15-17 Desember 2017 diikuti peserta secara individual maupun beregu dengan lima kategori yaitu pelajar SD, SMP, SMA, Cartel Challenge dan Compund dengan jarak target mulai 10-30 meter.

Pergelaran hari pertama, turnamen ini digelar untuk para peserta tingkat SD, yang kemudian lanjutkan oleh tingkat SMP pada hari ini dan hari terakhir pada 17 Desember 2017 untuk tingkat SMA/Umum.

"Turnamen hari ini diikuti total peserta sebanyak 169 orang. Turnamen ini juga diikuti oleh beberapa klub panahan yang berasal dari sekolah-sekolah di Bekasi, Bogor, Jakarta, Bandung, Kebumen, Lampung hingga Papua," katanya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wahana olahraga panahan bertajuk SMB Archery Range yang rencananya beroperasional secara permanen di Summarecon Mal Bekasi.

"Kehadiran wahana olahraga ini dibuat agar dapat memfasilitasi para atlet maupun pengunjung untuk dapat mengenal dan berlatih olahraga panahan, sebagai media pembelajaran bagi para pemanah pemula dan sarana kaderisasi untuk mengarahkan ke pelatihan memanah yang lebih baik yaitu tingkat provinsi maupun nasional," katanya.

Pewarta:

Editor : Andi Firdaus


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017