Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir mengimbau pemerintah daerah (pemda) agar memperhatikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

"Berkaitan dengan Ramadhan tahun ini, kami mengimbau agar rekan-rekan yang di daerah melaksanakan pemantauan dan sinergi berkaitan dengan ketersediaan (komoditas pangan) dan keterjangkauan harga," kata Tomsi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dia mengarahkan pemda dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk melakukan pemantauan dan pengawasan sebagai upaya memitigasi kenaikan harga komoditas pangan.

Hal ini termasuk harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas alam cair (elpiji) yang harus dipantau lantaran dapat memicu kenaikan harga komoditas lainnya.

Baca juga: Mendag cek harga bahan pokok di Pasar Tambun Bekasi

Tomsi menyebutkan sejumlah komoditas yang masih mengalami kenaikan harga di beberapa daerah.

Komoditas itu di antaranya telur ayam, bawang putih, minyak goreng, beras, daging ayam, gula pasir, bawang merah, dan cabai. Oleh karena itu, pemda termasuk jajaran Forkopimda perlu melakukan upaya pengendalian.

Selain itu, dia menuturkan sejumlah upaya yang dapat dilakukan pemda, seperti melakukan gerakan pangan murah, memastikan kecukupan stok pangan, kelancaran distribusi, dan koordinasi terhadap kebijakan tarif angkutan di daerah.

Pemda juga perlu menjelaskan kepada masyarakat terkait dengan ketersediaan pasokan komoditas termasuk upaya yang telah dilakukan pemerintah.

Baca juga: Strategi Pemkab Bekasi mengendalikan harga bahan pokok

'Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, dan saya minta untuk terus dilakukan melalui tokoh-tokoh masyarakat, sehingga tersosialisasi dengan baik apa upaya-upaya yang telah kita lakukan," jelasnya.

Tomsi menekankan kepada pemda yang memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang tinggi agar melakukan langkah pengendalian. Pasalnya, IPH tersebut menjadi penyebab tingginya inflasi.

"Agar (daerah) betul-betul turun cek dan mencari permasalahannya serta (melakukan) upaya-upaya (pengendalian) yang konkret," ujar Tomsi.

Di lain sisi, dia mengingatkan Forkopimda agar menjaga stabilitas keamanan menjelang Lebaran. Sejumlah lokasi akses menuju bandara, terminal, maupun pelabuhan mulai dapat diantisipasi agar tidak terjadi penumpukan.

Baca juga: Forkopimda Kota Bogor pastikan harga bahan pokok aman jelang Ramadhan

Ini termasuk menertibkan pasar tumpah yang dapat menimbulkan kemacetan.

"Kemudian tetap siaga mengantisipasi kejadian bencana, dan yang terakhir adalah pemantauan situasi lapangan dan bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengajak masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta khusyuknya Hari Raya Idul Fitri tahun ini," tuturnya.

Pewarta: Narda Margaretha Sinambela

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024