Basarnas Bandung bersama petugas gabungan berhasil menemukan tubuh remaja yang dilaporkan hilang tenggelam di Waduk Cirata, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (20/12) setelah tiga hari melakukan pencarian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Asep Sukma Wijaya di Cianjur, Rabu, mengatakan Basarnas Bandung dan petugas gabungan dari BPBD Cianjur, PMI Cianjur, dan TNI/Polri, melakukan penyisiran tengah dan pinggiran waduk dengan melibatkan nelayan setempat.

"Jasad korban Empung (14) warga Kecamatan Karangtengah itu ditemukan beberapa sekitar satu kilometer dari tempat kejadian pertama dilaporkan hilang tenggelam. Korban ditemukan dalam kondisi sudah mengambang tidak bernyawa," katanya.

Baca juga: Tim SAR selamatkan seorang pelajar asal Bogor tenggelam di Pantai Istana Presiden
Baca juga: Tim SAR gabungan terus mencari balita yang tenggelam di Sungai Ciliwung

Jasad korban langsung diserahkan ke pihak keluarga yang pasrah menerima kenyataan dan memakamkan di pemakaman umum daerah tempat tinggal orang tuanya, karena pihak keluarga menolak dilakukan visum di RSUD Sayang Cianjur.

Asep meminta warga yang hendak memancing dan berwisata di wisata air di Cianjur tetap berhati-hati dan waspada, terutama saat membawa anak, agar selalu didampingi dan dalam pengawasan ketat guna menghindari hal tidak diinginkan.

"Saat libur panjang Natal dan Tahun Baru kami menempatkan puluhan petugas dibantu 1.800 Relawan Tangguh Bencana (Retana) di sejumlah obyek wisata air di Cianjur untuk melakukan pengawasan dan pengamanan bagi wisatawan," katanya.

Diberitakan sebelumnya Basarnas Bandung bersama petugas gabungan melakukan pencarian remaja atas nama Empung (14) warga Kecamatan Karangtengah yang dilaporkan hilang tenggelam di Waduk Cirata, Kecamatan Mande, Senin (18/12).

Baca juga: Tim SAR gabungan temukan jasad karyawan restoran tenggelam di Sungai Cicatih

Kepala Basarnas Bandung Herry Marantika mengatakan sudah memerintahkan tim untuk melakukan pencarian cepat dengan harapan tubuh korban segera ditemukan, tim dilengkapi dengan perahu karet dan aqua eye atau pendeteksi utama korban tenggelam di dalam sungai.

"Tim juga dibekali drone dan alat pencarian bawah air, sehingga dapat dengan mudah menemukan lokasi korban tenggelam, selain dilakukan penyisiran tengah dan pinggir waduk bersama petugas gabungan terdiri dari BPBD, PMI, TNI/Polri dan nelayan setempat," katanya.

Sebelumnya Basarnas Bandung mendapat laporan dari warga setempat terkait seorang remaja yang sedang memancing bersama dua orang temannya, hilang tenggelam, kedua orang temannya sempat melakukan pencarian bersama warga, namun tidak membuahkan hasil.

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023