Direktur PT Bakauheni-Terbanggi Besar Toll Road I Wayan Mandia mengatakan terdapat 17 titik kerusakan di Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung, masih dalam perbaikan.

"Kerusakan itu diperkirakan akan selesai sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru," kata dia di Bandarlampung, Lampung, Sabtu.

Ia menyebutkan untuk rekonstruksi akan memakai material beton jenis fast track, sehingga dalam waktu yang singkat sudah bisa dilewati oleh kendaraan.

Baca juga: H-5 Jalan Tol Trans Sumatera terpantau masih sepi kendaraan pemudik
Baca juga: Hutama Karya siap buka 85 km ruas Tol Trans Sumatera secara fungsional pada arus mudik

Menurutnya, perbaikan pengerasan beton, yang diperkirakan hingga Desember 2023 untuk memenuhi standar pelayanan minimum ini, akan dilakukan di 17 titik yang memang kerusakannya harus direkonstruksi.

"Perbaikan sudah dimulai dengan harapan di bulan November sudah selesai dengan menggunakan material beton fast track dan aspal coldmix," ujarnya.

Dalam pengoperasian jalan tol ini, lanjutnya, pengelola akan melakukan beberapa inovasi ke depan.

"Terkait dengan pengoperasian jalan tol, kami akan melakukan beberapa inovasi khususnya terkait dengan pemenuhan standar pelayanan minimum, yang untuk di main rood masih perlu melakukan perbaikan perbaikan jalan yang akan terdampak terhadap manajemen lalu lintas," ujarnya.

Baca juga: 880.000 kendaraan melintas di Tol Trans Sumatera pada libur Natal dan Tahun Baru

Wayan juga menjelaskan inovasi yang akan dilakukan yaitu menggunakan material beton fast track yang mana waktu pengerasan hanya butuh waktu tiga jam agar tidak mengganggu lalu lintas terlalu lama.

Jalan Tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,5 km tersebut kini dikelola PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll Road, yang merupakan anak perusahaan Indonesia Investment Authority (INA).

Pewarta: Agus Wira Sukarta

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023