Sukabumi (Antara Megapolitan) - Pelaksanaan eksibisi arung jeram Pekan Olahraga Nasional XIX Jawa Barat dipusatkan di dua sungai di Kabupaten Sukabumi, yakni Sungai Cimandiri dan Cicatih, Kecamatan Warungkiara.

"Awalnya eksibisi ini dilaksanakan di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung Barat. Tetapi karena debit airnya tidak konstan sehingga kami alihkan ke Kabupaten Sukabumi," kata Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), Yuni Amalia di Sukabumi, Sabtu.

Menurutnya, untuk eksibisi ini rencananya dimulai pada 16 September mendatang. Walaupun, raihan medali di cabang olah raga ini tidak mempengaruhi hasil raihan medali PON, tetapi pihaknya ingin menunjukan bahwa arung jeram layak menjadi cabang olah raga yang dipertandingkan di PON.

Dipilihnya, Kabupaten Sukabumi sebagai tempat eksibisi karena dua sungai yang berada di wilayah Kecamatan Warungkiara ini memiliki debit air yang stabil dan sudah sering digunakan untuk berbagai kejuaran, bahkan tidak hanya nasional saja tetapi internasional atau dunia pun pernah diselenggarakan di sini.

Untuk itu, tidak perlu sangsi lagi terkait keunggulan dua sungai ini untuk laga eksibisi nanti. Selain itu, kondisi arusnya yang stabil walaupun musim kemarau juga banyak jeram-jeram besar, namun tetap aman.

Sungai Cimandiri digunakan untuk trek jauh, sementara untuk jarak pendeknya Sungai Citatih. Ada empat kategori pertandingan yakni sprint, head to head, slalom dan down river race.

"Pada eksibisi ini diikuti oleh 21 kontingen yang terdiri 68 tim dengan jumlah atlet mencapai 680 orang," tambahnya.

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016