Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Sukabumi, Jawa Barat diisi dengan kegiatan pertemuan keluarga atau family gathering yang diikuti oleh serikat buruh, asosiasi pengusaha dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi.

"Kami mengapresiasi rekan-rekan serikat pekerja/buruh yang memperingati May Day ini dengan menggelar silaturahmi, apalagi saat ini masih dalam momen Idul Fitri 1444 H," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo di Sukabumi pada Senin.
 
Menurut Ari, meskipun dipastikan tidak ada aksi massa pada May Day ini, tetapi pihaknya tetap menyiagakan personel yang dibantu personel dari TNI untuk memberikan pelayanan dan rasa aman serta nyaman.

Baca juga: Pengamanan "May Day", Kapolda Metro Jaya larang anggota bawa senjata api
 
Sementara, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan peringatan May Day di Kota Sukabumi setiap tahunnya selalu diisi dengan acara kekeluargaan seperti ini dan selalu kondusif.

Namun demikian, Pemkot Sukabumi pun tetap menyerap dan tentunya ingin merealisasikan setiap aspirasi pada butuh khususnya terkait tentang kesejahteraan.
 
Maka dari itu, Hari Buruh Internasional yang selalu diperingati setiap 1 Mei ini harus dijadikan momen untuk memperkuat komunikasi menjalin gar suasana harmonis, dinamis dan berkeadilan antara pemerintah baik Polri, TNI, serikat pekerja dan pengusaha.
 
Baca juga: Pemkot Bandung berharap May Day 2023 jadi momen kebersamaan pekerja hingga pengusaha
 
Selain itu, dalam hubungan ini tentu tidak boleh ada diskriminasi agar semua berjalan sesuai dengan hak dan kewajibannya masing-masing. Kemudian aspirasi buruh harus bisa diserap untuk keadilan.
 
"Harus diakui, kondisi perekonomian saat ini belum normal pasca pandemi COVID-19. Tetapi, berkat kolaborasi dan dukungan semua pihak, perekonomian Kota Sukabumi sudah kembali bangkit. Dan diharapkan iklim usaha akan semakin membaik yang bisa menguntungkan semua pihak khususnya buruh agar bisa lebih sejahtera lagi, " katanya.
 
Sementara, perwakilan buruh Parman Suparman berharap kesejahteraan buruh bisa terus meningkat dari waktu ke waktu.
 
Baca juga: Massa buruh tidak diperbolehkan merokok saat aksi May Day di dalam Istora Senayan
 
Pihaknya pun memberikan usulan agar butuh bisa mendapatkan pinjaman lunak untuk meningkatkan kesejahteraannya.
 
Dengan adanya bantuan pinjaman lunak ini, tentunya buruh tidak hanya sebatas mengandalkan dari gaji atau upah kerjanya saja, tetapi bisa membuka usah sendiri untuk menambah pemasukan keuangan.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023