Sukabumi (Antara Megapolitan) - Jalan antarkecamatan di Kecamatan Kampung Cibarengkok Kabupaten Sukabumi Jawa Barat longsor yang mengakibatkan tertutupnya jalan, longsor ini karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

"Kejadian longsor ini terjadi pada Rabu, (18/5) pagi yang menyebabkan jalan penghubung antara Kecamatan Cidadap dan Sagaranten tertutup tanah akibat dari longsor tebing yang merupakan lahan milik Perhutani," kata Camat Cidadap, Jenal Abidin di Sukabumi, Rabu.

Menurutnya, jalan penghubung ini juga merupakan akses utama yang menghubungkan Kecamatan Cidadap dengan Kabupaten Cianjur dan juga jalur menuju wiilayah Kota Sukabumi.

Jalan yang tertutup longsor tersebut tidak hanya tertutupi oleh tanah, tetapi ada empat pohon yang melintang di jalan yang memiliki lebar enam meter tersebut, namun pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Untuk sementara, kendaraan yang ingin keluar dari Kecamatan Cidadap harus melewati jalan alternatif yang jaraknya memang cukup jauh, bahkan hingga kini muatan longsor masih menutupi jalan sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan.

"Warga yang dibantu petugas dari TNI, Polri, relawan dan BPBD Kabupaten Sukabumi saat ini tengah berupaya membersihkan longsor yang menutupi jalan agar lalu lintas kembali lancar," tambahnya.

Jenal mengatakan wilayah yang dipimpinnya ini merupakan daerah rawan longsor, karena di musim penghujan ini kerap terjadi bencana serupa, bahkan pada Minggu, (15/5) longsor juga terjadi di Kampung Kubang, Desa Mekartani, tapi tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Citra menambahkan untuk menyingkirkan muatan longsor tersebut pihaknya harus menurunkan alat berat karena tidak bisa dikerjakan secara manual apalagi ada empat pohon besar yang melintang dan menutupi jalan raya ini.

"Kami masih beriaga di lokasi, khawatir terjadi longsor susulan apalagi saat ini hujan turun sepanjang hari, sehingga potensi bencana serupa cukup tinggi," katanya.

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016