Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jawa Barat Rudy Susmanto mengajak anak muda di wilayahnya mengisi bulan Ramadhan dengan dengan kegiatan kreatif dan menghindari berbuat onar di jalanan.

"Orang tua bisa menyalurkan hobi yang positif dan semangat anak-anak muda,  misalnya dengan membuat konten kreatif mulai dari lingkungan keluarga mereka sendiri atau membuat film-film pendek," kata Rudy Susmanto di Cibinong, Bogor, Jumat.

Rudy menyayangkan meningkatnya prilaku kenakalan remaja di Kabupaten Bogor selama Ramadhan, mulai dari perang sarung hingga perang petasan.  "Energi yang dimiliki anak muda semestinya disalurkan pada kegiatan-kegiatan positif dan kreatif," katanya.

Rudy menyebutkan, memulai kegiatan positif bisa dilakukan anak muda mulai dari gawai atau ponsel yang dimilikinya, dengan menghasilkan karya-karya berbentuk digital.

"Sehingga ponsel yang saat ini mereka genggam untuk menopang kegiatan belajar mengajar juga dapat menjadi media pembelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi era digital 5.0,” kata Rudy.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu menyebutkan, kaum muda dapat memanfaatkan waktu berpuasa dengan membuat konten kreatif seperti film pendek di rumah atau di lingkungan sekitar.

“Melalui ponsel, mereka bisa membantu mempromosikan tempat-tempat wisata dekat rumah mereka ini kepada dunia, bisa juga membantu para pelaku UMKM dalam menjual produknya. Tentunya semua bisa dilakukan dengan menyajikan konten yang kreatif oleh anak-anak muda. Tidak perlu peralatan mahal, cukup ponsel mereka digunakan, sudah bisa mendunia,” paparnya.

Sebelumnya, Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin menyebutkan terjadi peningkatan aksi kekerasan remaja selama Ramadhan. Pada pekan pertama Ramadhan, mendapati dua aksi tawuran remaja di jam-jam sahur, yaitu di wilayah Kecamatan Jonggol dan Gunungsindur.

Baca juga: Gedung Kreatif Center Kota Bekasi segera difungsikan untuk kegiatan ekonomi kreatif
Baca juga: Bupati Bogor minta puluhan remaja "perang sarung" di Jonggol ditindak

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Riza Harahap


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022