Pemerintah melalui Perusahan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memberikan bantuan 115.000 paket beras untuk warga Kota Bogor yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan paket beras tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Kantor Dinas Sosial Kota Bogor, Senin.

Pada kesempatan tersebut, Dedie juga menyalurkan paket bantuan tersebut secara simbolis kepada 10 keluarga penerima manfaat di Kantor Dinas Sosial Kota Bogor.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Bogor berikan bantuan paket logistik untuk warga Isoman

Menurut Dedie A Rachim, bantuan dari pemerintah itu untuk warga Kota Bogor yang terdaftar sebagai KPM pada Program Keluarga Harapan (PKH), serta untuk warga Kota Bogor penerima bantuan sosial tunai (BST) dari kelompok data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Dedie menegaskan bantuan paket beras dan BST, menunjukkan bahwa pemerintah peduli dan memberikan perhatian kepada warga yang terdampak secara ekonomi pada pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat. "Semoga warga terdampak, bisa langsung mendapatkan dari program ini," katanya.

"Paket beras dari Perum Bulug ini, berisi 10 kg beras per paket, dengan kualitas baik," katanya. Itu artinya bantuan beras dari Perum Bulog ada sebanyak 1.150 ton.

Baca juga: KKP berikan bantuan 5 ton ikan untuk warga Kota Bogor

Pimpinan Perum Bulog Sub-Divre Cianjur, Renato Horison, yang hadir di Kota Bogor, mengatakan, bantuan paket beras ini merupakan program sosial untuk membantu pemerintah daerah untuk memberikan jaminan pangan kepada warga terdampak.

Menurut Renato, untuk Kota Bogor ada sebanyak 115.000 KPM, meliputi KPM pada program PKH 29.000 KK, dan KPM penerima BST 86.000 KK. "Setelah diserahkannya paket bantuan beras ini, stok beras di gudang Bulog Cianjur masih mencukupi kebutuhan," katanya.

Perum Bulog, kata dia, berani menggelontorkan bantuan karena kepada KPM, karena cadangan pangan masih sangat mencukupi.

Baca juga: Kemensos berikan BST kepada 77.000 KK warga Kota Bogor

"Paket bantuan beras ini dengan kualitas baik. Ini jaminan kami pada saat penyaluran. Kegiatan penyaluran bantuan paket beras ini serentak untuk daerah yang melaksanakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali," katanya.

Dedie A Rachim menambahkan, Selain bantuan paket beras dan BST dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Bogor juga menghimpun bantuan dan menyalurkannya kepada warga Kota Bogor yang terpapar COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing,

Pewarta: Riza Harahap

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2021