Sabtu, 23 September 2017

Lippo Ajukan Kebutuhan Listrik Meikarta 200 MVA

id PT Lippo Grup, PT PLN, pasokan listrik, proyek Kota Meikarta, Cikarang, Meikarta, General Manajer, PT PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana, Direktu
Lippo Ajukan Kebutuhan Listrik Meikarta 200 MVA
Ilustrasi - Petugas PLN saat melakukan perawatan rutin jaringan kabel listrik. (Foto Antara/Dok).
Kita akan bangun gardu induk di Lippo untuk menjaga kelancaran pasokan listriknya.
Bekasi (Antara Megapolitan) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mengungkapkan pengembang properti PT Lippo Grup tengah mengajukan kebutuhan pasokan listrik untuk proyek Kota Meikarta Cikarang, Kabupaten Bekasi, sebesar 200 Mega Volt Ampere.

"Kita siap suplai kebutuhan listrik untuk proyek mereka, kita sudah diskusi bahwa kebutuhan pasokan listrik mereka mencapai 200 MVA untuk Meikarta," kata General Manajer PT PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana di Bekasi, Rabu.

Hal itu dikatakannya dalam agenda "Potential Customer Gathering" yang dihadiri 71 perwakilan perusahaan yang menjadi pelanggan PLN di wilayah itu, bertempat di kantor PLN Distribusi Bekasi Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menuurt dia, kebutuhan listrik untuk proyek pembangunan fisik Meikarta di Kecamatan cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi itu terbagi menjadi dua peruntukan, yakni kebutuhan infrastruktur Meikarta sebesar 100 MVA dan sisanya untuk keperluan cluster pada 2018.

Kebutuhan listrik Kota Meikarta hingga tahun 2020 diperkirakan mencapai total 300 MVA.

"Saat ini pengajuannya kepada PLN baru 200 MVA. Akan dipasok secara bertahap," katanya.

Pengadaan listrik untuk proyek hunian bernilai ratusan triliun rupiah itu direncanakan melalui pembangunan gardu induk yang akan didirikan pihaknya di kawasan Lippo Cikarang.

"Kita akan bangun gardu induk di Lippo untuk menjaga kelancaran pasokan listriknya," katanya.

Direktur PLN Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin menambahkan, pasokan listrik untuk Meikarta sifatnya hanya sambungan sementara untuk mendukung proses pembangunan.

"Kami hanya membantu dari sisi kelistrikannya saja, di sana sedang ada kebutuhan proyek yang sedang dibangun," katanya.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga