Kamis, 21 September 2017

Festival Pesona Takabonerate Promosikan Wisata Bahari Selayar

id Festival, Pesona, Takabonerate, Promosikan, Wisata Bahari, Selayar, Menpar, Arief Yahya, Sulsel, Sulawesi Selatan, Lomba, Tarik tambang, Di atas kapal
Festival Pesona Takabonerate Promosikan Wisata Bahari Selayar
Southern-Eastern Sulawesi Project Leader WWF-Indonesia, Sugiyanta saat menunjukkan aplikasi -=Marine Buddies=- di titik penyelaman Mari Mabuk di Tomia, Taman Nasional Wakatobi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Virna Setyorini/Dok).
Yang menarik juga tidak ketinggalan lomba tarik tambang di atas kapal.
Jakarta (Antara Megapolitan-Bogor) - Festival Pesona Takabonerate 2017 yang segera berlangsung pada 23-27 Oktober 2017 diharapkan mampu mempromosikan wisata bahari di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan.
   
Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, mengatakan Festival Pesona Takabonerate yang ke-9 ini diharapkan dapat menjadi daya tarik sekaligus mendatangkan lebih banyak wisatawan ke daerahnya yang dikenal dengan keindahan wisata bahari.
     
"Meski acaranya di bulan Oktober, tapi kita akan melakukan peluncuran festival dalam waktu dekat ini. Berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Selayar pada September ini, kami memiliki unggulan di wisata bahari, pantai-pantai kami sangat indah, festival ini harus mengangkat pesona wisata bahari kami," ujarnya.
     
Berbagai kegiatan dan acara menarik telah dipersiapkan guna menarik minat lebih banyak lagi wisatawan ke daerah yang dikenal dengan Taman Nasional Takabonerate itu.
    
Berbagai acara yang telah disiapkan diantaranya lomba atraksi bahari seperti balap sampan, besak hias, renang masal, serta lomba jolloro hias.
     
"Yang menarik juga tidak ketinggalan lomba tarik tambang di atas kapal," ujar Bupati Basli Ali.
    
Berbagai acara seru lainnya juga dapat dinikmati masyarakat serta wisatawan seperti wisata kuliner seafood, lomba wisata pantai Tinabo, snorkling, transplantasi karang, pelepasan tukik, dan acara penanaman bibit pohon yang mengangkat tema "Sebuah Nama Untuk Sejuta Pohon".
     
"Melalui kegiatan ini kami sekaligus ingin mengajak masyarakat dan wisatawan terlibat langsung dalam pelestarian alam di Takabonerate," ujarnya.
    
Selain itu acara juga akan diisi pementasan seni suku Bajo dan permainan rakyat yang dipusatkan di Benteng Kepulauan Selayar.
    
Ada juga atraksi seni tari dan musik, "under water exhibition" (eksibisi bawah laut), dan jelajah pulau Suku Bajo.
     
Lebih lanjut Basli Ali mengatakan, pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang tengah diperhatikan Pemkab Kepulauan Selayar.
    
Hal ini tidak lepas dari ragam potensi yang dimiliki salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan ini. Bahkan ia mengatakan telah mempersiapkan 50 kegiatan pariwisata pada 2018.
    
"Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut," katanya.
     
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan festival di Takabonerate itu.
    
Menurut dia, wisata bahari dengan sentuhan budaya akan membuat Kepulauan Selayar semakin populer sebagai destinasi wisata.
    
Ia mengatakan, penyelenggaraan festival merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
    
"Tidak kalah pentingnya sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan," kata Arief Yahya.

Oleh karena itu Menpar yakin "Festival Pesona Takabonerate" dan deretan kegiatan pariwisata lainnya akan menjadi ikon yang bisa mencitrakan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwiasta berkualitas sehingga makin menarik kedatangan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. (ANT/BPJ).

Editor: M. Tohamaksun

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga