Sabtu, 23 September 2017

Pupuk Kujang Imbau Petani Gabung Kelompok Tani

id PT Pupuk Kujang, petani, kelompok tani, Manajer Komunikasi, Ade Cahya Kurniawan, pupuk bersubsidi, Dinas Pertanian, Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisid
Kami juga mengingatkan agar petani terdaftar di Dinas Pertanian setempat. Itu berkaitan dengan alokasi kebutuhan pupuk.
Karawang (Antara Megapolitan) - PT Pupuk Kujang mengimbau para petani segera mendaftar ke kelompok tani di daerahnya masing-masing,untuk memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi.

Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang Ade Cahya Kurniawan, di Karawang, Senin, mengatakan imbauan tersebut disampaikan agar alokasi pupuk bersubsidi benar-benar sesuai dengan jumlah kebutuhan yang sebenarnya.

"Kami juga mengingatkan agar petani terdaftar di Dinas Pertanian setempat. Itu berkaitan dengan alokasi kebutuhan pupuk," katanya saat dihubungi di Karawang.

Jika di lapangan ditemukan penyaluran pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan peruntukannya, masyarakat atau petani bisa segera melapor ke Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di daerah tersebut.

Saat ini PT Pupuk Kujang tengah menyiapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam utama atau musim rendeng.

Ade menyatakan secara umum stok pupuk urea bersubsidi dipastikan aman. Pada awal September, pupuk urea bersubsidi yang tersimpan di gudang lini II produsen dan gudang lini III distributor mencapai 160.000 ton.

Jumlah stok pupuk urea itu tidak hanya memenuhi kebutuhan dua minggu ke depan, tapi mampu memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.

Selain itu, stok pupuk itu juga akan terus bertambah dari produksi dua pabrik dengan kapasitas 3.500 ton per hari. Karenanya, itu petani diharapkan tidak perlu khawatir dalam memasuki musim tanam rendeng ini.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga