Kamis, 21 September 2017

Walkot Bekasi Sambangi Rumah Balita Kesulitan Berjalan

id Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Belva Amorita Gunawan, balita, sulit berjalan, gangguan fungsi motorik, Kartu Bekasi Sehat, KBS, Dinas Kesehatan, be
Walkot Bekasi Sambangi Rumah Balita Kesulitan Berjalan
Ilustrasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kanan) berbincang dengan dokter yang menunjukkan jenis vaksin balita saat meninjau pelaksanaan vaksinasi ulang, di rumah sakit Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat. (Foto Antara/Risky Andrianto/Dok).
Kedatangan saya hari ini untuk membantu Belva biar cepat jalan melalui subsidi kesehatan Kartu Bekasi Sehat (KBS) dan bantuan alat sepatu ortopedi.
Bekasi (Antara Megapolitan) - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyambangi kediaman Belva Amorita Gunawan (3) seorang balita yang sulit berjalan akibat mengalami gangguan fungsi motorik sejak lahir, Minggu.

"Kedatangan saya hari ini untuk membantu Belva biar cepat jalan melalui subsidi kesehatan Kartu Bekasi Sehat (KBS) dan bantuan alat sepatu ortopedi," katanya.

Rahmat menyambangi rumah orang tua Belva di Jalan Perjuangan RT002 RW003, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, bersama aparatur Dinas Kesehatan, kelurahan dan kecamatan setempat.

Rahmat meluangkan waktunya untuk menengok Belva setelah sebelumnya dia mengaku telah memperoleh kabar tersebut langsung dari orang tuanya.

Sang ibu Uun (46) sempat mendatangi Pendopo Kantor Wali Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, untuk memohon pembuatan KBS bagi pemulihan kondisi putrinya.

"Keluarga meminta untuk dibuatkan KBS untuk kebutuhan terapi di rumah sakit. Kebetulan KBS-nya sudah jadi, saya antar langsung ke rumahnya," katanya.

Kedatangan Rahmat langsung disambut gembira keluarga yang sudah menanti sejak pagi hari di rumahnya.

Rahmat nampak berinteraksi dengan Belva untuk menyemangatinya agar bisa segera berjalan sambil memakaikan sepatu ortopedi yang dikhususkan bagi anak yang terlambat jalan.

"Idealnya seorang anak sudah bisa berdiri tegak dan berjalan pada usia setahun, namun Belva ini agak terlambat karena sampai usianya tiga tahun, belum juga nampak perkembangan berjalannya," ujarnya.

Rahmat juga memotivasi kedua orang tua Belva untuk mendampingi putri mereka selama beradaptasi dengan alat bantu itu.

Sang ibu, Uun, mengucapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Bekasi atas perhatiannya dan mengaku sangat terkejut KBS yang diterimanya diantar langsung oleh orang nomor satu di Kota Bekasi itu.

"Saya kira yang mengantar petugas Dinas Kesehatan atau kelurahan dan kecamatan, ternyata Bapak Wali Kota Bekasi langsung yang ke rumah saya. Senang sekali rasanya dan terima kasih banyak untuk perhatiannya kepada anak saya," katanya.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga