Kamis, 21 September 2017

Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Service Mobil Online

id Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Servis Mobil Online
Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Service Mobil Online
Universitas Indonesia (UI) (Antara Foto / Feru Lantara) (1)
Aplikasi yang bisa diakses di tautan www.carbeon.web.id ini pada dasarnya adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya memilih bengkel terbaik untuk melakukan penjadwalan servis mobil secara online.
Depok, (Antara Megapolitan) - Mahasiswa-mahasiswa UI kembali menciptakan inovasi teknologi yang bermanfaat untuk masyarakat, kali ini adalah aplikasi berbasis web bertajuk Car Be-ON.

Sandy Sugandhy (Fakultas Teknik 2013), Leo Tri Utomo (Fakultas Teknik 2013), Pradhana Sadhu Imfianto (Fakultas Teknik 2013), Drianka Mahdy (Fakultas Ilmu Komputer 2014), dan Elmyra Noor Khalida (Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2014) adalah nama-nama dibalik terciptanya aplikasi ini.

Aplikasi yang bisa diakses di tautan www.carbeon.web.id ini pada dasarnya adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya memilih bengkel terbaik untuk melakukan penjadwalan servis mobil secara online.

Leo, salah satu anggota tim, menceritakan bahwa awal mula munculnya ide menciptakan aplikasi ini adalah dari pengalaman mereka sendiri ketika ingin melakukan servis mobil.

“Waktu itu mau service mobil lama banget karna antriannya sampai menunggu berjam-jam, sedangkan bengkel yang lain belum terpercaya dan belum tahu tempatnya,” jelas Leo, seperti dikutip http://www.ui.ac.id

Berangkat dari keluhan tersebut mereka tergerak untuk menciptakan sebuah platform untuk mencari informasi lengkap dan up to date tentang bengkel-bengkel disekitar para penggunanya.

Dengan informasi tersebut, diharapkan pengguna aplikasi pada akhirnya bisa memilih bengkel yang paling pas dengan jadwal dan kebutuhan dirinya.

Leo menyatakan bahwa terciptanya aplikasi ini tidak sembarangan, tetapi telah melalui riset kecil terlebih dahulu yang dilakukan oleh tim.

Dari hasil riset tersebut, sebesar 44,7 persen dari responden belum melakukan perawatan atas kendaraan pribadi mereka secara rutin.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran para pengendara, lamanya waktu antri yang dibutuhkan, serta jadwal perawatan kendaraan yang tidak sesuai dengan jadwal pribadi.

Padahal, seperti yang kita ketahui, salah satu factor utama dari kecelakaan lalu lintas adalah kondisi dari kendaraan yang kurang baik dan terawat.

“Jadi tujuan awal kami membuat aplikasi ini adalah agar dapat membantu pemilik mobil mencari alternatif pencarian bengkel yang lebih efisien,” ujarnya.

Selain itu, aplikasi ini kedepannya diharapkan dapat membantu bengkel kecil menengah untuk mengembangkan usahanya lebih luas lagi.

Menurut Leo, ini yang membuat mereka semakin semangat, karena bisnis ini bukan hanyasekedar bisnis, namun mempunyai value sosial yang besar dalam membantu bengkel-bengkel kelas menengah.

Sebagai tambahan informasi, pada September 2017, aplikasi web ini telah memiliki basis data kurang lebih 500 bengkel di wilayah sekitar Ibu Kota Jakarta.

Menurut Leo, kedepannya angka ini akan semakin terus bertambah. Aplikasi ini juga pernah mendapatkan juara 1 pada Program Mahasiswa Wirausaha tingkat Universitas  Indonesia .

Saat ini, tim ini sedang mengikuti ajang Kompetisi Bisnis Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kemenristekditi dan menjadi satu-satunya perwakilan UI dalam kompetisi tersebut.

Editor: Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga