Kamis, 21 September 2017

Ada 1.200 Pilot Menganggur, Kenapa?

id maskapai penerbangan, pilot, pesawat, menteri perhubungan, kemenhub, pilot menganggur, menhub, budi Karya Sumadi, industri penerbangan, maskapai,
Ada 1.200 Pilot Menganggur, Kenapa?
Kapten pilot Ida Fiqria (kiri) dan kopilot Sari Ardisa (kanan) berpose sebelum lepas landas, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto Antara/Fajrin Raharjo/Dokumentasi)
Maskapai penerbangan yang banyak menggunakan pilot asing agar juga mau merekrut pilot kompeten lulusan dalam negeri.
Jakarta (Antara Megapolitan) - Sebanyak 1.200 pilot masih menganggur karena tidak memiliki kompetensi sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan nasional.

"Memang patut disayangkan di saat industri penerbangan nasional sedang tumbuh tapi ternyata masih ada ribuan pilot yang lulus sekolah penerbangan masih belum bekerja," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, usai membuka Rapat Kerja Dinas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan di Jakarta, Kamis.

Banyaknya pilot yang masih menganggur antara lain disebabkan terlalu banyak sekolah penerbangan di Indonesia yang jumlahnya setidaknya mencapai 20 sekolah, sementara banyak diantaranya yang ternyata tak memiliki fasilitas memadai sebagai sekolah penerbangan.

Ia mencontohkan ada sekolah penerbangan yang hanya memiliki satu pesawat terbang sehingga jam terbang siswa calon pilot kurang, sehingga saat lulus tak memiliki kompetensi yang memadai. Padahal idealnya sekolah setidaknya harus memiliki empat pesawat untuk digunakan melatih siswa terbang.

"Tanpa bermaksud ingin menyalahkan siapa-siapa sebaiknya sekolah penerbangan sebanyak itu dimerjer saja menjadi hanya 10 misalnya agar tak mudah meluluskan siswa menjadi pilot," katanya.

Dirinya sudah minta Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk segera melakukan merjer sekolah penerbangan yang ada saat ini, agar tak mudah meluluskan siswa menjadi pilot.

Merjer itu, katanya, dinilai penting agar sekolah memiliki kualifikasi yang baik sehingga mampu meluluskan siswa menjadi pilot yang kompeten.

Untuk mengatasi pengangguran pilot sebanyak 1.200 orang itu, katanya, Kemnhub secara bertahap akan melakukan seleksi ketat sehingga pilot yang lulus uji kompetensi layak diajukan mendapat pekerjaaan di maskapai penerbangan.

Menhub juga meminta pilot yang telah lulus seleksi dan memiliki kompetensi agar bisa diterima di maskapai penerbangan.

"Saya minta kepada maskapai penerbangan nasional untuk mau menerima pilot yang sudah memiliki kompetensi. Demikian juga kepada maskapai penerbangan yang banyak menggunakan pilot asing agar juga mau merekrut pilot kompeten lulusan dalam negeri," kata Menhub. 

Editor: M.Ali Khumaini

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga