Kamis, 21 September 2017

Mahasiswa IPB Ajak Beternak Dengan Aplikasi Smartphone Get Ternak

id Get Ternak, Aplikasi Smartphone, Investasi Berbasis Syariah, Produk Peternakan, Sistem Mobile Aps, Rizky Ilmiyana, mahasiswa, Institut Pertanian Bogor
Mahasiswa IPB Ajak Beternak Dengan Aplikasi Smartphone Get Ternak
Get Ternak: Aplikasi Smartphone Investasi Berbasis Syariah Produk Peternakan dengan Sistem Mobile Aps karya mahasiswa IPB. (Humas IPB/Rizky Ilmiyana dan Tim).
Kami ingin memfasilitasi para peternak yang terbatas modal dan juga memberikan kesempatan bagi para investor untuk turut serta dalam melakukan usaha...
Bogor (Antara Megapolitan) - Banyak kesempatan yang dilewatkan seseorang dalam membuka sebuah peternakan, dengan alasan terbatas terhadap modal, lahan yang luas maupun kemampuan dalam beternak.

Melihat peluang yang besar tersebut, sekelompok mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yakni Rizky Ilmiyana, Irfan Abdul Aziz dan Budiarno menelurkan sebuah ide ''Get Ternak: Aplikasi Smartphone Investasi Berbasis Syariah Produk Peternakan dengan Sistem Mobile Aps''.

Aplikasi Get Ternak tersebut telah menyabet peringkat satu dalam kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, Kalijaga Innovation and Research Competition 2 yang diadakan oleh Universitas Islam Nusantara Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 23-26 Februari 2017.

Get ternak ialah aplikasi smartphone yang dibuat guna memberi kemudahan bagi pelaku usaha peternakan dan penanam modal (investor) untuk melakukan kerjasama. Mekanisme umumnya yaitu peternak akan menawarkan usaha peternakannya dan menawarkan biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengelola ternak tersebut, dan investor dapat menanamkan modalnya kepada peternak.

Keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan ternak akan dibagi sesuai kesepakatan awal yaitu 50:50. Produk yang akan menjadi komoditi penjualan yaitu sapi pedaging, sapi perah, kambing, domba, itik dan ayam petelur, dimana mitra dalam kerjasama usaha ini berasal dari peternakan milik masyarakat.

''Kami ingin memfasilitasi para peternak yang terbatas modal dan juga memberikan kesempatan bagi para investor untuk turut serta dalam melakukan usaha dengan menanamkan modal terhadap para peternak tersebut,'' ujarnya.

Pembiayaan modal bagi ternak dilakukan dengan menganut prinsip syariah, dimana dilakukan sistem bagi hasil antara pengelola (Mudharib) dan investor (Shohibul maal). Kelebihan lainnya dari prinsip ini ialah tidak adanya beban bunga, sehingga para peminjam modal lebih leluasa untuk melakukan peminjaman.

Penggunaan teknologi sebagai salah satu alat untuk melakukan proses kerjasama memudahkan kedua belah pihak, karena dapat dilakukan dengan baik dan akurat. Para investor pun dapat memonitor ternak mereka melalui feature video yang telah disediakan pada aplikasi Get Ternak, sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan keadaan ternak mereka.

Selain itu, investor pun akan memperoleh laporan akhir periode pengelolaan ternak setelah selesai dilakukan penjualan hasil.(GG/NM)

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga