Kamis, 24 Agustus 2017

Neymar Menjadi Penonton Termahal Di Dunia Di PSG

id Neymar, Neymar JR, Brazil, Paris St Germain, Barca, Barcelona, Spanyol, Eropa, Paris, Prancis, Menjadi Penonton, Termahal, Di Dunia, PSG, Trofi
Neymar Menjadi Penonton Termahal Di Dunia Di PSG
Neymar. (Google.Co>id/Dok).
Ia juga menyampaikan kepada para penggemar bahwa dirinya ingin memenangi trofi demi trofi untuk klub.
Paris (Antara/Reuters/Antara Megapolitan-Bogor) - Debut Neymar di Paris St Germain yang terhalang masalah dokumen membuat dirinya menjadi penonton termahal di dunia, namun absennya dia tidak menjadi masalah bagi tuan rumah yang menang 2-0 atas Amiens pada pertandingan pembukaan Liga Prancis pada Sabtu.

Pemain Brazil berusia 25 tahun itu, yang membuat PSG memberikan dana transfer 222 juta euro kepada Barcelona pekan ini, berharap dapat melakukan debutnya namun proses transfernya tidak didaftarkan tepat waktu dan ia akan harus menunggu sampai pekan depan.

Ia masih mencuri perhatian saat dirinya berparade sebelum sepak mula di depan puluhan ribu penggemar yang berharap sang penyerang dapat mengubah tim kesayangan mereka menjadi raja Eropa.

Neymar, yang ditemani CEO klub Nasser Al Khelaifi di lapangan satu  jam sebelum sepak mula, memukau para penggemar barunya saat ia memamerkan kemampuan olah bola dan melemparkan kausnya ke kerumunan penonton.

Ia juga menyampaikan kepada para penggemar bahwa dirinya ingin memenangi trofi demi trofi untuk klub.

Neymar, yang gajinya dilaporkan bernilai sebesar 45 juta euro, membuat dirinya akan menerima sekitar 123.000 euro -- sebelum pajak -- untuk aksi olah bolanya sebelum pertandingan, menyaksikan pertandingan saat PSG memulai musim dengan kemenangan yang relatif mudah atas tim promosi Amiens.

Edinson Cavani membawa PSG memimpin tiga menit sebelum turun minum, namun gol kedua yang dibukukan Javier Pastore pada menit ke-80lah yang memastikan raihan tiga angka.

Juara bertahan AS Monaco membuka musim mereka pada Jumat dengan kemenangan 3-2 atas Toulouse.

Penerjemah: A.R.A Adipati/I. Suhirwandi.

Editor: M. Tohamaksun

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga