Senin, 24 Juli 2017

Kemkominfo Rumuskan Bentuk Ideal Smart City Indonesia

id smart city, Menkominfo, Rudiantara, Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas, APIC, Suhono Supangat, Lost In Space, bekasi
Kemkominfo Rumuskan Bentuk Ideal Smart City Indonesia
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (Foto Antara/ Kemenlu- Suwandy/Dok).
Karena dinamika yang terjadi luar biasa, sampai organisasi dan tokoh masyarakat smart city dinamis semua.
Bekasi (Antara Megapolitan) - Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara tengah berupaya mencari sebuah bentuk yang ideal bagi implementasi program "smart city" yang kini tengah menjadi trend di sejumlah daerah.

"Zaman dahulu ada film judulnya `Lost In Space`, saat ini saya merasa seperti itu di tengah maraknya implementasi smart city, smart nation atau apapun namanya," katanya.

Hal itu dikatakan Rudiantara saat menghadiri acara "Talkshow Fintech Untuk Smart Economy dan Smart City" yang digelar Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas di Balariung Gedung Sapta Pesona Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa sore.

Agenda yang dihadiri peserta dari Forum Penggiat Smart City itu sekaligus mengukuhkan sejumlah pengurus Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) yang diketuai oleh Suhono Supangat.

Dalam sambutannya Rudiantara mengaku belum menentukan bentuk yang baku berkaitan dengan implementasi smart city di Indonesia.

"Sampai sekarang saya belum tahu apa-apa, tapi karena saya seorang menteri, maka saya harus jaga itu, saya beri koridornya saja," katanya.

Dikatakan Rudiantara, Kementerian Kominfo saat ini sudah tidak zamannya lagi berperan sebagai regulator dalam penerapan smart city di Indonesia, namun harus menjadi fasilitator dan pendukung dalam setiap perkembangannya.

"Karena dinamika yang terjadi luar biasa, sampai organisasi dan tokoh masyarakat smart city dinamis semua," katanya.

Rudi mengaku hingga kini dirinya belum memutuskan aturan baku seputar implementasi dari sebuah program kota cerdas berbasis teknologi informasi itu.

"Yang saya yakini sekarang, regulasi yang terbentuk saat ini dari masing-masing penggiat adalah yang terbaik. Kami akan dorong pada proses pengawasan regulasi yang positif," katanya.

Pencarian bentuk program smart city yang ideal saat ini tengah dirumuskan dirinya bersama berbagai kelompok penggiat di Indonesia, mulai dari kalangan profesor, pakar, tokoh masyarakat dan lainnya.

"Saya melihat smart city saat ini masih ada pengelompokan, kita sedang cari bentuknya seperti apa, ada profesor, pakar dan lainnya. Mungkin hanya saya satu-satunya yang merasa `Lost In Space` saat ini," katanya.

Namun demikian, dirinya mengapresiasi terbentuknya APIC di Indonesia dan akan mendukung sepenuhnya program yang digagas para pengurus.

"Saya dukung sepenuhnya program ini," kata Rudiantara yang sekaligus dipercaya menjadi Pembina APIC.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga