Minggu, 25 Juni 2017

Peredaran Barang Di Pasaran Kota Bogor Diawasi Ketat

id Sidak, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, kebutuhan lebaran, peredaran barang, pasar tradisional, pasar modern, Disperindag, Kota Bogor, Achsin Pras
Pangan kemasan juga kita periksa kadaluarsanya, serta materialnya, kehalalannya.
Bogor (Antara Megapolitan) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat meningkatkan pengawasan peredaran barang kebutuhan berlebaran baik di pasar modern maupun tradisional, dengan memperketat pantauan setiap produk yang beredar.

"Jelang lebaran ini, kita ingin memastikan setiap produk yang beredar di masyarakat kondisinya baik, aman, sehat, halal dan tidak mengandung campuran bahan kimia berbahaya," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto saat memimpin sidak di pasar modern Botani Squares, Senin.

Menurut Wali Kota Bogor, kebutuhan masyarakat mulai meningkat menjelang lebaran. Aktivitas jual beli ikut meningkat di pasar, baik kebutuhan barang harian, mulai dari sembako, maupun pakaian.

"Kita lakukan pengecekan ke pasar modern dan juga pasar tradisional, memeriksa kondisi kelayakan satu barang," kata Bima.

Ia menyebutkan pemeriksaan dilakukan untuk semua jenis bahan makanan, mulai dari produk daging segar, daging olahan, hingga kemasan. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan tidak ada campuran daging oplosan seperti babi atau celeng.

"Pangan kemasan juga kita periksa kadaluarsanya, serta materialnya, kehalalannya," kata Bima.

Pemeriksaan juga dilakukan untuk produk segar seperti daging sapi, ayam dan baso. Menggunakan alat ukur mengetahui kandungan formalin, borak maupun bahan pewarna berbahaya lainnya.

"Sejauh ini tidak ditemukan bahan pangan yang berbahaya untuk pasar modern. Pengawasan di pasar tradisional juga kita lakukan," kata Bima.


Jangan kecolongan

Sementara itu,Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Achsin Prasetyo menyebutkan, pengawasan rutin dilakukan setiap tahunnya. Terutama menjelang lebaran, lalu lintas barang di pasar meningkat dari biasanya.

"Kita tidak ingin sampai kecolongan, awasi setiap saat peredaran barang, jangan sampai ada produk tidak sehat, tidak halal beredar di masyarakat," kata Achsin.

Achsin menambahkan, saat ini peredaran barang di pasar lebih terawasi karena banyak pihak yang terlibat mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Disperindag, dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Pakuan Jaya.

"Kita sama-sama mengawasi peredaran barang, apalagi sekarang ada Satgas pangan yang memastikan stok pangan dan harga pasar stabil," kata Achsin.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama sejumlah OPD terkait melakukan sidak ke pasar modern dan pasar tradisional, memastik peredaran barang jelang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah/2017 aman bagi masyarakat.

Editor: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga